SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Masalah Ketenagakerjaan Bakal Difilmkan

Reporter:

Nhera

Editor:

Lukman

Rabu , 18 April 2018 22:40
Masalah Ketenagakerjaan Bakal Difilmkan

Crew dan Para pemain film May Day saat launching shooting film di Grand Clarion Hotel Makassar, Rabu (18/5).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Fajar Multi film kembali lagi memproduksi film yang bercerita tentang hubungan industrial dan tripartit antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, yakni film May Day.

Sebelum pembuatan film ini, Fajar Multi Film mengadakan syukuran dan launching sebelum proses syuting perdana dimulai 23 April mendatang di Jakarta.

Direktur Utama PT Fajar Multi Film, Zulkifli Gani Ottoh, mengatakan, film ini dikemas dengan kultur nasional dan melibatkan berbagai kalangan. Dengan mengambil aspek ekonomi, sosial bahkan kisah romantisme.

“Film ini mengajarkan kita untuk memahai profesi kita masing-masing. Film ini juga membahas masalah ketenagakerjaan dan cerita cinta, semuanya dibungkus jadi satu,” ungkapnya, saat syukuran film ini di Grand Clarion Hotel & Convention Makassar, Rabu (18/4).

Setelah proses syuting dilaksanakan di Jakarta 26 April akan dilanjutkan syuting di Semen Bosowa di Pangkep dengan melibatkan pemain dari Makassar.

“Lokasi syuting 80 persen di Sulsel, seperti Pangkep, Kampus Universitas Fajar (Unifa), dan Kantor PWI Sulsel. Dengan melibatkan banyak pejabat termasuk dari Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS dengan menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Inggris, Mandarin, dan Bahasa Indonesia,” ujarnya.

Zugito sapaan Zulkifli Gani Ottoh, mengatakan, film ini selain menceritakan tentang perjalanan tuntutan peningkatan upah juga ada hubungan kasih sayang serta percintaan antara keturunan pribumi dan Tionghoa.

“Kita sudah punya beberapa pemain yang akan membintangi beberapa karakter dan tokoh, tinggal pemain utamanya Mey Lan yang masih dicari dan akan ditentukan dalam syukuran ini,” katanya. (*)


div>