MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Masih Proses Hukum, Pergantian Posisi Fahri Hamzah Tetap Dilakukan

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 20 April 2016 11:50
Masih Proses Hukum, Pergantian Posisi Fahri Hamzah Tetap Dilakukan

int

RakyatSulsel.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak puas hanya dengan memecat Fahri Hamzah dari keanggotaan partai. Buktinya, partai dakwah itu tengah mempercepat upaya menyingkirkan Wakil Ketua DPR RI itu dari posisi pimpinan dewan.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menuturkan, surat pergantian pimpinan DPR asal Fraksi PKS sudah disampaikan kepada Sekretariat Jenderal DPR untuk kemudian disampaikan kepada Pimpinan DPR RI.

PKS telah memecat Fahri Hamzah dari seluruh jenjang kepartaian dan memutuskan Ledia Hanifa sebagai pengganti Fahri dalam jajaran pimpinan DPR RI.

“Nah, surat sudah disampaikan Jumat lalu. Kita lihat bagaimana nanti pimpinan DPR menyikapinya,” ungkapnya di Komplek Parlemen RI, Senayan, seperti dilansir INDOPOS (Jawa Pos Group), Selasa (19/4).

Hidayat menuturkan, pergantian tetap dapat dilakukan meski Fahri masih melakukan upaya hukum. Dalam UU MD3 telah diatur bahwa terkait keanggotaan DPR memang perlu menunggu upaya hukum sampai selesai.

Namun, terkait dengan pergantian pimpinan DPR tetap bisa dilakukan. “Seperti kasus Pak Setya Novanto maka fraksi bisa menyampaikan kepada pimpinan DPR untuk mencari pengganti. Karena secara prinsip, pimpinan DPR adalah pilihan fraksi,” ujarnya.

[NEXT-RASUL]

Kendati begitu, lanjutnya, PKS tetap menghormati proses hukum yang ditempuh Fahri. “Silakan, kita menghormati upaya hukum Pak Fahri, tapi fraksi juga mempunyai hak hukum terkait penggantian pimpinan DPR,” tukas Hidayat.

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Made Sutrisna mengaku pihaknya akan menggelar sidang perdana perkara gugatan perdata yang  diajukan  Fahri Hamzah pada Rabu 27 April 2016, pekan depan.

“Ya sidangnya (Fahri Hamzah, red) tanggal 27 April 2016,” ucapnya. (aen/yuz/JPG)


div>