• Kamis, 31 Juli 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Masniar Fokus Pemberdayaan Perempuan.

Kamis , 27 September 2012 11:14
Total Pembaca : 205 Views

Baca juga

TAKALAR – Maju menjadi Calon Bupati dari jalur perseorangan, tentunya butuh kesiapan yang matang. Tapi, bagi Masniar Mappasawang, itu adalah sebuah tantangan baginya. Apalagi menyangkut masa depan Kabupaten Takalar. Ketika terpilih, dia tidak akan mau maju lagi di periode berikutnya.

Sebagai satu-satunya calon bupati perempuan, tentu yang menjadi prioritas utamanya adalah pemberdayaan perempuan. “Yang pertama adalah memberikan keterampilan berkesinambungan di setiap desa untuk kalangan perempuan,” ungkap Masniar Mappasawang.

Selain itu, dia juga akan mengaktifkan dan membentuk posyandu di setiap lingkungan maupun di kampung-kampung agar mereka bisa berkelompok mendiskusikan tentang pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak.

“Kita juga akan memberikan kesempatan yang sama kepada kaum perempuan dalam mendapatkan pekerjaan maupun jabatan dalam pemerintahabn di bidang kemasyarakatan,” lanjutnya.

Menurutnya, untuk membawa Kabupaten Takalar sebagai kabupaten yang maju, diperlukan adanya teroboson berpemerintahan yang sesuai dengan koridor yang disertai gagasan-gagasan yang menyentuh langsung kepentingan dan kebutuhan Masyarakat.

Calon bupati yang ingin mewujudkan Takalar yang lebih maju, mandiri, religius dan sejahtera ini menegaskan, ada empat indikator untuk mencapai keinginan tersebut diatas. Yaitu upaya meningkatkan dan memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki serta berusaha mencari formula yang tepat dalam pengembangannya.

Kemudian, kata Masniar, mengaplikasikan berbagi metode untuk bisa mewujudkannya dalam mencapai tujuan, lalu pelibatan berbagai unsur dalam masyarakat yang dimotori pemerintah.

“Termasuk melakukan perubahan cara berpikir (mindset of change) dari semua elemen yang menjadi stakeholder,” terang calon Bupati Takalar dengan nomor urut lima ini.

Salah satu program pasangan Masniar Mappasawang-Burhan Talli adalah mencanangkan Takalar Sehat 2015. Artinya, fokus perhatian pasangan ini untuk meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat Takalar, peningkatan pelayanan kesehatan dasar, prasarana tempat pelayanan yang lebih presentatif dan mengcover semua biaya pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat miskin dan ibu melahirkan.

“Serta memberikan gizi dan nutrisi yang baik, sehingga usia harapan hidup bayi dan anak lebih meningkat,” imbuhnya.

Pasangan ini berjanji untuk mundur jika dalam dua tahun pemerintahannya ketika terpilih menjadi pemimpin Takalar, apa yang mereka programkan tidak mencapai 50 persen keberhasilan.

“Kami juga sudah berkomitmen untuk tidak maju lagi pada periode kedua meskipun diminta oleh masyarakat, karena bagi kami kepemimpinan itu haruslah teregenerasi,” tutupnya.(RS1/RS5/C).