RABU , 12 DESEMBER 2018

Masrur Makmur La Tanro Berbagi Tips Sukses Diacara PSBM

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Ridwan Lallo

Senin , 25 Juni 2018 21:49
Masrur Makmur La Tanro Berbagi Tips Sukses Diacara PSBM

Owner PT Bali Maspindjinra (BMC), Masrur Makmur La Tanro saat menjadi pembicara di acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) yang digelar di Hotel Clarion Makassar, Minggu (24/6) lalu.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Owner PT Bali Maspindjinra (BMC), Masrur Makmur La Tanro berbagi tips sukses di acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) yang digelar di Hotel Clarion Makassar, Minggu (24/6) lalu.

Pengusaha dibidang Money Changer tersebut menjadi pembicara dihadapan sejumlah tokoh nasional. Dalam kesempatan itu, Masrur banyak bercerita tips sukses hingga membuka puluhan kantor cabang di Indonesia.

Masrur mengatakan, pertama kali bergelut di dunia money changer pada tahun 1989 sebagai area manager La tunrung Bali. Tahun 1991 bekerja sama dengan investor Bapak Suntoro (Accounting PT Bali Dinasti).

Tahun 1993 membuka kantor Sendiri yang beralamatkan di Jalan Raya Seminyak No. 16 A yang sampai sekarang menjadi kantor pusat PT Bali Maspintjinra Authorized Money Changer (BMC).

PT Bali Maspintjinra AMC sendiri merupakan salah satu dari money changer terbesar yang ada di Indonesia dengan omzet pertahunnya mencapai 7 trilliun rupiah.

“Sampai sekarang sudah terdapat 30 kantor cabang yang tersebar di Pulau Bali, Lombok, Makassar, dan Jogjakarta,” ujar Masrur.

Selain dari Money Changer, Masrur juga sebagai pendiri Ponpes Shohwatul Is’ad, salah satu Ponpes ternama yang beralamatkan di Ma’rang Pangkep. “Bagaimana saya bisa menjadi seperti ini?.

Yang pertama, kata Masrur ialah Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh. Kemudian Manajemen modern dan Manajemen Spiritual, menganggap staff/karyawan sebagai mitra kerja, dan teman, karena karyawan merupakan asset paling berharga dalam perusahaan.

Menanamkan kepada masing-masing karyawan Sense Of Belonging atau rasa kepemilikan terhadap
perusahaan, membuka koperasi dari dana/keuntungan perusahaan, membuka kantor cabang khusus yang keuntungannya dibagikan kepada setiap karyawan.

Memberikan reward kepada karyawan yang berprestasi berupa berangkat umrah atau jalan-jalan keluar negeri.

“Terkahir membuka peluang bagi staff/karyawan yang ingin mandiri atau membuka money changer sendiri. Dengan memberikan bantuan berupa pikiran/pendapat, SDM ataupun dalam bentuk dana,” jelas Masrur.

Di PSBM itu juga, Masrur menantang para Saudagar yang ingin berinvestasi dalam perdagangan Money canger. Ia mengaku siap memberikan pelatihan. (*)


div>