KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Massa FPI Tak Akan Bergerak Bila Rizieq Dijemput Paksa di Bandara

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Senin , 15 Mei 2017 00:10
Massa FPI Tak Akan Bergerak Bila Rizieq Dijemput Paksa di Bandara

int

RAKYATSULSEL.COM – Kuasa Hukum Habib Rizieq Sugito Atmo Pawiro menegaskan bakal menjemput kliennya bila kembali ke Indonesia. Penjemputan dilakukan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Soal kemungkinan dijemput paksa, menurut dia itu adalah urusan polisi. Dia yang juga menjabat sebagai Ketua Bantuan Hukum FPI itu mengatakan, anggota FPI tak akan bergerak ke bandara bila Rizieq pulang. “Kalau beliau (Rizieq) pulang, laskar tidak akan ke bandara. Yang distandby-kan di bandara cuma lawyer,” ucapnya, Minggu (14/5).

Pasalnya kata dia, kalau laskar ikut mengawal kepulangan Rizieq dari luar negeri tidak akan bisa menembus pengamanan di bandara. “Apabila kami mengerahkan laskar pun tidak akan bisa masuk karena kepolsiian itu kan punya akses tersendiri untuk masuk dan membawa ke Polda,” tambahnya.

Jemput paksa untuk Rizieq kata Sugito bukanlah kali pertama. Pada saat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyerangan terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monumen Nasional pada 2008 silam, Rizieq juga dijemput paksa.

“Pengalaman tahun 2008, pada waktu Aliansi kebebasan beragama demo di Monas, terus pada waktu itu Habib Rizieq di Palestina saat kejadian, itu beliau juga langsung ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijemput di pesawat,” bebernya

Terkait adanya rencana jemput paksa ini, dia meminta kepolisian bisa memberikan keluasaan kepada tim pengacara untuk ikut mendampingi Rizieq. “Saya juga akan berkoordinasi dengan penyidik jika ingin menjemput di bandara, tolong lawyer bisa ikut menjemput ke pesawatnya,” tukasnya. (elf/JPG)


div>