RABU , 22 AGUSTUS 2018

Massa Pendukung Paslon Berkah Terus Kepung Kantor Panwaslu

Reporter:

Busrah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 17 Februari 2018 15:00
Massa Pendukung Paslon Berkah Terus Kepung Kantor Panwaslu

int

PINRANG, RAKYATSULSEL.COM – Hari pertama Sidang musyawarah penyelesaian sengketa calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang jalur perseorangan yang digelar Panwaslu Pinrang di Sekretariat Panwaslu Pinrang, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (17/2) berlangsung tegang.
Puluhan massa pendukung paslon bupati dan wakil bupati Pinrang jalur perseorangan Hamka Mahmud – Akhsan Wahid terus mendesak agar pihak Panwaslu dan KPU memberikan keputusan terkait hasil sidang musyawarah yang dilaksanakan hari itu. Mereka mengancam, tidak akan meninggalkan lokasi jika tidak ada keputusan yang pasti dari hasil sidang tersebut.
Sidang musyawarah penyelesaian sengketa ini di pimpin langsung Ketua dan anggota Panwaslu Pinrang, Ruslan, Ripah Wardana, dan Muhammad Zakir. Pihak pemohon dihadiri kuasa hukum paslon yang bertagline Berkah, Akbar. sementara pihak termohon dihadiri oleh kuasa hukum KPU Pinrang, Mappinawang serta Komisioner KPU.
Pihak pemohon menyampaikan permohonannya terkait hilangnya seribu lebih surat dukungan paslon Berkah, sesuai berita acara pleno hingga KPU tidak meloloskan Berkah untuk maju dalam Pilkada Pinrang 2018. Pihak termohon, dalam hal ini KPU, belum memberikan jawaban dan tanggapan terhadap pemohon hingga akhirnya Ketua Sidang menunda sidang musyawarah untuk memberikan kesempatan kepada termohon menyiapkan tanggapannya pada sidang berikutnya, Minggu (18/2).
Meski ditunda, ratusan massa Berkah terus mendesak KPU dan Panwaslu untuk tidak menunda sidang tersebut dan memberikan keputusan terkait tuntutan tersebut.
Mendengar itu, kuasa hukum Berkah, Akbar terus mengajak ratusan massa tersebut untuk lebih dewasa dan menunggu proses persidangan. Namun, tetap saja massa pendukung Berkah tidak mau kalau sidang terus ditunda dan harus ada keputusan hari ini. (*)

div>