SELASA , 12 DESEMBER 2017

Massif, Baliho IYL-Cakka Dirusak di Bone

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 20 Oktober 2017 09:51
Massif, Baliho IYL-Cakka Dirusak di Bone

Baliho IYL-Cakka Dirusak. (ist)

BONE, RAKYATSULSEL.COM – Sikap yang tak patut dicontoh ditunjukkan pihak tertentu di Kabupaten Bone. Selama dua hari terakhir, atribut peraga Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) dirusak secara massif di sejumlah wilayah.

Entah apa motif pengrusakan tersebut, tiba-tiba baliho milik Punggawa Macakka ini menjadi sasaran pengrusakan. Ironisnya, hanya atribut pasangan yang dikenal komitmen ini yang dirusak. Sedangkan baliho kandidat lain justru tetap terpasang.

Berdasarkan laporan, baliho yang memuat gambar IYL-Cakka beserta tagline, dirobek tanpa menyisakan gambar atau nama dari pasangan ini. Kebanyakan hanya rangka atau balok yang disisahkan.

Penanggung Jawab Rumah Kita di Bone, H Abul Muin mengatakan, pengrusakan baliho tersebut diduga dilakukan di malam atau dinihari. Sebab selain di lokasi-lokasi strategis di sejumlah kelurahan/desa, pengrusakan juga dilakukan ke atribut yang terpasang di pekarangan rumah relawan.

“Kita sangat sesalkan aksi pengrusakan ini yang dilakukan orang tidak bertanggungjawab secara massif.Apa yang salah dari atribut itu?,” tandas Abdul Muin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/10/2017).

Abdul Muin mengharapkan, saling menghargai harus dikedepankan. Bukan dengan cara menghalalkan segala upaya untuk menekan kandidat tertentu, apalagi mencoba memprovokasi tim dan relawan IYL-Cakka.

“Kami heran di zaman sekarang masih ada saja segelintir orang atau oknum yang ingin mengacaukan suasana damai yg ada di Bone khususnya di Kota Watampone,” tambah Abdul Muin.

Sebagai warga Bone, lanjut dia, apa salahnya jika sejumlah elemen memberi dukungan ke Punggawa Macakka. Apalagi, selain komitmen, juga program yang ditawarkan pasangan ini dinilai lebih baik dan rasional.

Sekadar diketahui, aksi pengrusakan ini bisa saja dipicu dengan pencapaian pasangan IYL-Cakka yang dibeberapa hasil survei justru menempatkannya di posisi pertama tingkat keterpilihan di Kabupaten Bone. (*)


div>