SABTU , 21 JULI 2018

Masyarakat Galesong Tolak Penambangan Pasir Laut

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Minggu , 11 Juni 2017 20:37
Masyarakat Galesong Tolak Penambangan Pasir Laut

Suasana masyarakat Galesong yang menolak penambangan pasir laut, Minggu (11/6). Foto: Supahrin Tiro/RakyatSulsel.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Ratusan warga Galesong melakukan aksi demo menolak penambangan pasir laut dipesisir pantai Galesong raya (Galesong Utara, Galesong, dan Galesong selatan) serta Sanrobone di Makassar, Minggu (11/6).

Dalam aksi tersebut ratusan warga bersama pemerhati lingkungan hidup dan mahasiswa melakukan aksi bakar ban dan aksi teatrikal yang menceritakan kehidupan nelayan Galesong jika terjadi penambangan pasir laut.

Ada tiga tuntutan aksi dari unjuk rasa tersebut, diantaranya menuntut Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mencabut izin penambangan pasir dan kegiatan yang berkaitan dengan penambangan pasir di pesisir pantai Galesong.

Tuntutan yang kedua menuntut Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin mencabut izin prinsip penambangan yang telah dikeluarkan dan membuat surat pernyataan penolakan tambang pasir di Galesong.

Dan tuntutan yang ketiga yaitu menuntut perusahaan penambangan yang saat ini beroperasi menghentikan aktivitas penambangannya.

“Semoga penolakan tambang yang kami lakukan ini berhasil untuk menyelamatkan perairan Galesong,” Ujar salah satu pendiri Forum Pemerhati Galesong Aimal.

Aksi tersebut juga disertai dengan pembentangan kain yang bertuliskan menolak penambangan pasir oleh sejumlah nelayan diatas perahu


div>