JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Masyarakat Keluhkan Rekanan Proyek Jalan di Kecamatan Tellu Siattinge

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Minggu , 01 Juli 2018 21:51
Masyarakat Keluhkan Rekanan Proyek Jalan di Kecamatan Tellu Siattinge

Terlihat kendaraan mengantre di jalan.

WATAMPONE, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan pengguna jalan mengeluhkan pelaksanaan proyek pengaspalan sepanjang ratusan kilometer dari Desa Mattirowalie ke Desa Kampung Baru, Kecamatan Tellu Siattinge, Bone. Pasalnya, jalanan tersebut tidak bisa dilewati oleh pengguna jalan, Minggu (1/7) malam.

Proyek tersebut tidak diketahui siapa rekanannya karena tidak memiliki Direksi Keet. Berdasarkan dengan pantauan rakyatsulsel.com, pihak rekanan dengan sengaja memang mengaspal jalan dengan cara langsung dua ruas, sehingga pengguna jalan tidak bisa melewatinya dan menunggu sampai berjam-jam untuk bisa melewati jalan tersebut.

Salah satu pengguna jalan, Lukman mengeluhkan lantaran dia menunggu berjam-jam. Seharusnya kata dia, pihak rekanan melakukan pengerjaan saat tengah malam sekitar jam 12 malam ke atas, atau di aspal satu ruas saja, sehingga bisa dilewati dan tidak mengganggu pengguna jalan.

“Kami sangat menyayangkan rekanan proyek ini karena dia tidak memikirkan nasib pengguna jalan,” jelasnya.

Begitupula yang disampaikan pengguna kendaaraan lain Hasbi. Ia menilai rekanan atau kontraktor tidak profesional secara teknis dan tidak memikirkan nasib pengguna jalan.

“Ini sangat disayangkan apabila ada orang sakit yang mau dibawa ke rumah sakit dan mereka tidak bisa lewati jalan tersebut karena diaspal,” keluhnya.

Sementara pengawas yang namanya enggan dimediakan justru menjawab dengan santai. “Saya kan sudah berikan tanda tanda di depan, bahwa ada pengaspalan dan ini kami kerja sesuai dengan aturan,” kata dia.

Ironisnya lagi, pengawas saat ditanya soal anggaran dan direksi keetnya, justru marah dan meninggalkan awak media ini. (*)

 


div>