SABTU , 15 DESEMBER 2018

Masyarakat Pulau Saugi Ciptakan Industri Kreatif Kelompok Nelayan

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 13 September 2015 17:23
Masyarakat Pulau Saugi Ciptakan Industri Kreatif Kelompok Nelayan

Nelayan Dg Saleh memperlihatkan hasil tangkapan kepitingnya kepada Kamrussamad, calon wakil Bupati Pangkep nomor urut 1. (Herman/RakyatSulsel)

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Pulau Saugi terkenal akan potensi hasil lautnya dengan olahan daging kepiting. Industri kreatif kelompok nelayan perikanan dan kelautan itu, bahkan mampu mempekerjakan masyarakat setempat.

Kemampuan masyarakat menciptakan industri kreatif tersebut, diapresisasi secara luar biasa oleh calon wakil Bupati Pangkep nomor urut 1, Kamrussamad saat mengunjungi masyarakat nelayan di Desa Mattiro Baji Pulau Saugi, Kecamatan Tupabbiring, Minggu (13/9).

Kamrussamad mengatakan, perkembangan kawasan pesisir pantai harus diimbangi dengan pembangunan. Sarana yang penting adalah transportasi bagi anak-anak yang pergi menuntut ilmu ke luar pulau.

“Kita patut memberi apresiasi bahwa di Pankep masih ada pulau yang berpenghasilan luar biasa. Ditambah nelayannya yang mau bersatu membangun kemandirian industri perikanan kelautan,” terang Pasangan Abd Rahman Assegaf ini.

Lebih lanjut, Kamrussamad mengatakan, masyarakat di pulau yang berpenduduk kurang lebih 100 KK ini mampu mempekerjakan warganya sendiri. Itu adalah hal yang sangat cocok dijadikan sebagai contoh industri kreatif di pulau lain.

“Salah satu contoh yang harus diperhatikan oleh pemerintah nanti. Ini harus seimbang dengan pembangunannya. Pembangunan fasilitas pendidikan dan transportasinya sehingga anak-anak nelayan juga harus bersekolah,” kata Kamrussamad.

Salah seorang nelayan di Pulau Saugi, Dg Saleh mengatakan, hasil tangkapan kepiting diperoleh dari nelayan-nelayan setempat. Kepiting itu kemudian diolah oleh ibu-ibu nelayan dengan dikuliti dan dagingnya dijual.

“Pengolahan kepiting tiap hari menghasilkan 500 kilo daging, berasal dari tangkapan nelayan. Ini murni usaha kelompok nelayan yang ada, pak!” jelas Dg Saleh.


div>