JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

MC Expo Ajang Pertanggungjawaban Pemkot

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Mei 2017 11:44
MC Expo Ajang Pertanggungjawaban Pemkot

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto bersama Forkopimda, saat menghadiri Makassar City Expo 2017, Jl Penghibur, Senin (22/5). foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota Makassar kembali menggelar Makassar City Expo (MC Expo 2017), di Anjungan Pantai Losari Makassar, Senin (22/5). MC Expo ini sebagai ajang pertanggungjawaban tahunan pemerintahan wali kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan Wakilnya Syamsu Rizal MI.

Tiap tahun, kegiatan ini digelar dengan mengusung tema berbeda. Namun, model pertagungjawaban kinerja pemerintahan selama tahun-tahun berjalan di-expose dalam bentuk visual.

Tahun sebelumnya, pertanggungjawaban dilakukan dengan menghadirkan seluruh barang yang diadakan atau belanja pemerintah menggunakan APBD. Kali ini ditambah dengan pameran foto-foto program inovasi wali kota, wakil wali kota, sekda, SKPD, Camat, hingga BUMD atau Perusda lingkup Pemkot Makassar.

Hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa mengetahui apa yang dikerjakan pemerintah selama ini.

“Kita ingin menyampaikan ke masyarakat apa yang kita lakukan selama ini bukan omong kosong. Karena itu kita buktikan melalui foto. Ketika menyebut apa yang kita lakukan, orang pasti bertanya, mana buktinya, jadi biarkan fakta bicara, ada fotonya,” ucap Danny, sapaan wali kota diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (22/5).

Selain itu, hal yang tak kalah uniknya adalah dihadirkannya taman tematik vertikal garden. Taman ini diperkirakan akan jadi vertikal garden terpanjang di Indonesia dan akan diletakkan di tepi jalan sepanjang Pantai Losari.
Tematik garden ini bertuliskan “JANGAN BIARKAN MAKASSAR MUNDUR LAGI I?AKASSAR MC EXPO 2017”.

Tulisan yang akan menjadi wadah tanaman pot berupa cabai dan aneka bunga- bunga ini dibagi pada 54 SKPD serta lima Perusda.

[NEXT-RASUL]

 “Masing- masing (SKPD dan Perusda) diberi tanggung jawab pada huruf tertentu. Ini penting terutama untuk mengukur sejauh mana kesolidan dan kekompakan mereka dalam mengemban tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan,” pungkasnya.

Sebab menurut Danny hanya dengan kekompakan, kesolidan, semangat gotong royong, dan tanggung jawab yang tinggi lah taman tematik ini bisa berdiri. Begitu pun dalam menjalankan tugas-tugas mereka di pemerintahan. Jika satu saja SKPD lemah, maka bisa berdampak lemahnya pemerintahan itu secara keseluruhan.

Sebagai informasi, MC Expo 2017 dihadiri 15 Negara dan 60 kepala daerah di Indonesia. (***)


div>