SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Melawan Petugas, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Lutim

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 25 April 2017 17:40
Melawan Petugas, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Lutim

Kapolres Soppeng Dodied Prasetyo Aji, saat menggelar jumpa pers, Selasa (25/4). foto: ilham/rakyatsulsel.

SOPPENG, RAKYATSULSEL.COM – Tahanan Rutan Klas IIB Soppeng yang kabur dengan membobol tembok, 10 April 2016 lalu, akhirnya terhenti. Hal itu setelah tim gabungan Polres Soppeng menembak kaki dan dada pelaku saat hendak ditangkap di Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (25/4).

Pemburuan kepada pelaku bandar narkoba ini, sejak diketahui lari dari rutan Soppeng sejak 15 hari lalu dengan membobol tembok bersama dua penghuni rutan lainnya.

Pelaku Subianto alias Anto yang juga diketahui pernah melarikan diri di Rutan Klas IIB Wajo pertengahan 2016 yang lalu ini, namun berhasil ditangkap Polres Soppeng dengan kasus yang sama. Saat penangkapan, Anto sedang berada di rumah kebun yang berada di tengah hutan Kabupaten Luwu Timur.

“Tim gabungan Polres Soppeng mendapatkan informasi adanya warga asing sesuai dengan ciri-ciri pelaku, mengatahui hal itu tim gabungan menindak lanjuti informasi tersebut dan benar warga asing itu merupakan Supianto tahanan yang kabur dari Rutan Klas IIB Soppeng,” ujar Kapolres Soppeng Dodied Prasetyo Aji, saat menggelar jumpa pers, Selasa (25/4).

Saat hendak ditangkap tim gabungan, pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dan menodongkan kepada petugas, dengan sistuasi membahayakan petugas, akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan

“Pelaku mempunyai senjata rakitan dan menodongkan kepada petugas, karena situasi membahayakan anggota, akhirnya kita lumpuhkan di kaki, dan di dada pelaku,” kata Dodied.

Melihat Subianto tidak berdaya, dia dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kota Palopo, namun tidak sempat mendapat perawatan medis, karena lokasi penangkapan berada di dalam hutan yang jauh dari kota.

“Pelaku tidak sempat mendapatkan perawatan, karena jauh dari kota serta meda jalan yang susah, membuat pelaku meninggal saat perjalan menuju RSUD Palopo,” terangnya. (***)


div>