RABU , 22 AGUSTUS 2018

Melepas Pemimpin Santun, Penyabar Namun Tegas

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 22 April 2016 17:38
Melepas Pemimpin Santun, Penyabar Namun Tegas

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Bermimpi menjadi pemimpin merupakan harapan hampir semua orang. Namun menjadi pemimpin yang sabar namun tegas, tak dimiliki setiap orang. Berjiwa profesional, namun mampu menempatkan diri sebagai sahabat, orang tua, mapun kerabat adalah kepribadian yang patut diteladani dari sosok Komandan Korem 142 Taro Ada Taro Gau (Tatag), Kolonel Inf Syafruddin SE MM MTr (Han) yang resmi dilepas di Makorem 142 Tatag, Jumat (22/4).

Wajar saja bila prosesi pelepasannya sebagai Danrem, ‘ditumpahi’ tangis haru dari para bawahannya. Meski Syafruddin baru menjabat selama sembilan bulan, terhitung sejak tanggal 13 Juli 2015 lalu, dan kini digantikan Kolonel Inf Arkamelvi Karmani SE, namun ia mampu memberi kesan sebagai seorang pemimpin yang baik bagi bawahannya.

Kepala Penerangan Korem 142 Tatag, Haryo Mustoko mengatakan, jika dirinya merasa kehilangan seorang pemimpin yang juga sahabat. Menurut Haryo, sosok Syafruddin adalah pemimpin yang bisa menempatkan diri, baik sebagai pimpinan, kerabat, maupun sahabat. “Pak Danrem Syafruddin merupakan sosok yang penyabar, namun tegas dan beliau menyesuaikan diri sebagai pemimpin, maupun sebagai teman ataupun sahabat,” aku Haryo.

Sementara itu, Syafruddin saat menyampaikan sambutannya, tampak tidak bisa menahan rasa sedihnya. Saat diwawancarai usai pelepasan, ia mengaku terkesan dengan jiwa kekeluargaan dari masyarakat dan para prajuritnya.

“Kesan mendalam saya rasakan dari masyarakat yang sangat ramah, mendukung kegiatan TNI, dan juga para prajurit. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini, semoga Korem tetap Berjaya,” ujarnya.

Pria yang kini menempati jabatan baru sebagai Paban 4/ops sops TNI di Mabes ini juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para jurnalis yang telah memberikan warna dalam kegiatan Korem.

“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan, kalian luar biasa, tanpa wartawan sesuatu yang luar biasa akan menjadi biasa-biasa saja, maupun sebaliknya,” ucapnya sembari menatap para jurnalis yang hadir dalam pelepasan tersebut.

Dia juga berharap program Media Tatag Komunity yang disinergikan dengan para wartawan di wilayah Kota Parepare dapat tetap berlanjut meski dirinya tidak lagi menjabat sebagai Danrem. “Program media tatag komunity akan dilanjutkan oleh Danrem berikutnya,” pungkasnya.


Tag
div>