RABU , 14 NOVEMBER 2018

Membandel, Wakil Bupati Bulukumba Persilakan PT Lonsum “Angkat Kaki”

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 21 Agustus 2017 16:40
Membandel, Wakil Bupati Bulukumba Persilakan PT Lonsum “Angkat Kaki”

PHK secara sepihak PT PP London Sumatra (Lonsum) Tbk perkebunan karet Bulukumba menuai protes keras dari para karyawan.

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Pemkab Bulukumba akan mengevaluasi izin usaha perkebunan PT Lonsum di Bumi Panrita Lopi.

Bahkan, izin usaha PT Lonsum di Bulukumba tidak akan diperpanjang bila perusahaan penghasil karet mentah itu terus membandel. Diketahui izin PT Lonsum di Bulukumba akan berakhir tahun 2020 mendatang.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, menyampaikan hal itu saat menerima pengunjuk rasa di Kantor Bupati Bulukumba, Senin (21/8), terkait PHK yang dilakukan PT Lonsum beberapa waktu lalu.

Menurut Tomy, selain tidak memberikan kontribusi kepada Pemkab Bulukumba, juga tidak melaksanakan rekomendasi Bupati Bulukumba yang meminta PT Lonsum membayar bonus tahunan kepada karyawan yang di PHK.

“Tidak ada alasan tidak membayarkan bonus karyawan yang telah di PHK. Selama PT Lonsum belum membayarkan bonus, maka Pemkab tidak akan lagi melayani manajemen karena tidak bisa mengambil keputusan terhadap persoalan yang kita ambil bersama,” tegas Tomy.

“Kami akan tetap menyurati manajamen PT Lonsum di pusat untuk membayarkan bonus karyawan yang telah di PHK. Jika tidak dibayakan silakan angkat kaki dari Bulukumba,” tegasnya.

[NEXT-RASUL]

Humas PT Lonsum, Rusli, yang dihubungi wartawan, mengatakan tidak mempermasalahkan statmean Wakil Bupati Tomy Satria yang akan mengevaluasi keberadaan PT Lonsum di Bulukumba.

Rusli menambahkan, pembayaran bonus tidak bisa dilakukan berdasarkan keputusan menajemen kantor pusat PT Lonsum di pusat. (*)


div>