SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Membanggakan, Dua Siswa MTsN 1 Makassar Juara 1 Kompetisi Robotik

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Senin , 05 November 2018 22:07
Membanggakan, Dua Siswa MTsN 1 Makassar Juara 1 Kompetisi Robotik

Ahmad Mudabbir Arif dan Azalia Shafa Putri Alamsya peraih juara 1 dalam Kompetisi Robotik Madrasah 2018 foto bersama Direktur Kurikulum Sarana Kesiswaan, dan Kelembagaan (KSKK) Kementerian Agama RI, Dr H A Umar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dua siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Makassar, berhasil meraih juara 1 pada Kompetisi Robotik Madrasah 2018 kategori The Best and Simple Contruction. Keduanya ialah Ahmad Mudabbir Arif dan Azalia Shafa Putri Alamsya.

Sekadar diketahui, kompetisi ini digelar Kementerian Agama RI selama dua hari 3-4 November. Kecanggihan robot-robot buatan anak-anak madrasah, pada tingkatan Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD), Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP), dan Madrasah Aliyah (setingkat SMA) diuji kehandalannya dalam acara yang bertema tema “Robot Rescue, Robot Mitigasi Bencana” ini.

Ahmad Mudabbir Arif mempersembahkan robot kategori rancang bangun mesin otomatis bencana. Sementara Azalia Shafa Putri Alamsya pada ketagori robot rescue otomatis mobile.

Kepala Sekolah MTsN 1 Makassar, Hj Darmawati mengaku bangga atas prestasi yang diukir oleh siswanya. “Prestasi ini sangat membanggakan,” ujar Hj Darmawati.

Menurut Darmawati Kompetisi Robotik merupakan ajang bergengsi. “Saya berharap siswa kedepan mampu menorehkan prestasi yang lebih baik lagi,” katanya.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin mengatakan, Kementerian Agama memiliki visi yang sangat kuat tentang pengembangan ilmu robotik ini. “Maka dari itu kita selalu memberikan fasilitas, mengadakan event, dan mendorong madrasah untuk terlibat jauh,” ujarnya.

Di zaman milenial sekarang ini, semua sendi kehidupan tak bisa dilepaskan lagi dengan kecerdasan buatan, seperti masuk tol, bandara, mal, bank, dan di mana saja. Maka dari itu, pendidikan tidak boleh terisolasi dari realita sosial yang ada. “Kita berkomitmen membuat madrasah menjadi bagian dan berperan kongkrit dalam revolusi industri ke-4 ini,” katanya.

Saat ini lanjut Kamaruddin, bidang robotik menjadi salah satu prioritas Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KKSK) Kementerian Agama yang diterapkan di madrasah-madrasah di Indonesia. “Dengan peran pemerintah, maka teknologi kecerdasan buatan di lembaga pendidikan akan dikembangkan secara masif,” imbuhnya.

Salah satu bentuknya adalah lomba robotik ini, sebagai upaya agar siswa madrasah bisa mengaktualisasikan diri megembangkan ilmunya untuk semakin berkreasi. (*)


div>