KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Membangun Jalan, Mendongkrak Ekonomi

Reporter:

Editor:

Arif Saeni

Senin , 22 Oktober 2018 16:12
Membangun Jalan, Mendongkrak Ekonomi

int

UPAYA yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk membangun infrastruktur jalan kabupaten seakan tak mengenal lelah. Upaya tersebut dibarengi dengan kebijakan untuk mengalokasikan anggaran dalam APBD sebesar 20%. Pembangunan jalan ini tentu saja diharapkan akan mendongkrak ekonomi rakyat.
Untuk mengetahui lebih jauh upaya tersebut, wartawan Online RAKYATSULSEL.COM, Arief Saeni, mewawancarai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Gowa, Ir H. Muh. Mundoap M.Si. Berikut petikannya.
Sejauh mana peningkatan jalan di Gowa selama ini?
Kalau kita melihat hasil pembangunan jalan di Kabupaten Gowa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, bagi kami tentu saja sangat menggembirakan. Dengan adanya kebijakan Bapak Bupati Gowa, yang mengalokasikan anggaran 20% dari APBD, untuk pembangunan infrastruktur jalan sangat membantu terhadap peningkatan/pembangunan jalan. hal ini dapat kita lihat dengan adanya akses jalan yang menghubungkan antar desa, antar kecamatan dan kecamatan ke ibu kota kabupaten. Semuanya sudah terbuka dan lancar.
Sudah berapa panjang jalan yang sudah ditingkatkan atau dibangun?
Panjang jalan dan jembatan yang ditingkatkan atau dibangun dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, dari tahun 2016 sampai dengan 2018, yakni jalan aspal 403 KM, disusul jalan beton 52,42 KM. Selain itu, ada juga perintisan jalan yang mencapai 8,92 KM, serta pembangunan jembatan sebanyak 22 buah atau sepanjang 297 M.
Lalu bagaimana dengan jalan Nasional dan jalan Provinsi?
Iya, jalan Nasional dan jalan Provinsi yang berada dalam wilayah Kabupaten Gowa, sebenarnya bukan menjadi kewenangan dan tanggungjawab Pemkab Gowa.
Akan tetapi, untuk jalan Nasional merupakan kewenangan  atau tanggangjawab Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XIII Makassar. Dan untuk jalan provinsi menjadi kewenangan atau tanggungjawab pemerintah Provinsi, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan.
Ada persepsi yang sering muncul, jika jalan Nasional atau jalan Provinsi rusak, tudingan justru dialamatkan ke Pemkab Gowa. Bagaimana tanggapan Anda?
Saya kira hal ini memang hal yang biasa terjadi di tengah masyarakat–yang hanya mengetahui bahwa jalan tersebut berada dalam wilayah Kabupaten Gowa, dan mereka memang tidak mengetahui status jalan tersebut dan menjadi kewenangan siapa.
Lalu?
Nah, tindakan kami tentu saja kalau ada jalan rusak, apakah itu jalan Nasional maupun Provinsi, dengan cepat kami dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gowa, melakukan koordinasi secara lisan maupun tertulis dengan pihak Balai Besar Jalan Nasional XIII Makassar, maupun dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan, untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan jalan yang rusak tersebut.
Terkait dengan jalan-jalan Kabupaten, langkah-langkah apa yang akan dilakukan ke depan nantinya?
Terkait dengan jalan kabupaten ke depan, akan dilakukan betonisasi terhadap jalan yang rawan rusak akibat struktur tanah yang tidak mendukung untuk dilakukan pengaspalan, dan terkhusus pada daerah tanjakan yang berada di dataran tinggi. Selanjutnya untuk jalan poros yang menghubungkan antar kecamatan dan kecamatan, antar kecamatan dan ibu kota kabupaten akan dilakukan betonisasi pada bahu jalan tersebut.
Seberapa besar presentase anggaran yang dipakai?
Kalau presentase anggaran yang kita pakai untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebesar 20% dari APBD Kabupaten Gowa.
Bagaimana kondisi jalan yang menghubungkan antar kecamatan dan kabupaten lainnya?
Untuk kondisi jalan yang dimaksudkan, sekarang ini jalan yang menghubungkan antar kecamatan dan kabupaten lainnya, akses jalannya sudah terbuka tinggal melakukan peningkatan dan pemeliharaan di beberapa ruas jalan yang ada.
Apakah jalan-jalan tersebut berpengaruh dengan peningkatan ekonomi masyarakat?
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sangat berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sebab, jalan jalan yang dalam kondisi mantap dan baik, akan memperlancar pergerakan barang dan jasa, hal ini dapat kita lihat di beberapa ruas jalan yang sudah ditingkatkan, telah terbangun rumah-rumah masyarakat yang baru disepanjang jalan tersebut.
Apa saran Anda sehingga masyarakat berperan menjaga jalan kabupaten, terutama pemilik truk?
Tentu saja kami menyarankan kepada masyarakat agar meningkatkan keprdulian terhadap pemanfaatan jalan, dengan menggunakan jalan yang sesuai dengan daya dukung jalan Kabupaten, dengan muatan sumbu terberat yang diisinkan adalah delapan ton, dan diharapkan kepada masyarakat untuk ikut serta mengawasi pemanfaatan jalan tersebut. Sebab, tanpa keberpihakan dari masyarakat, jalan itu akan mudah rusak karena tidak ada pemeliharaan atau kontrol dari warga. (**)
Nama        : Ir.H. Muh. Mundoap M.Si
Pekerjaan: Kepala Dinas Pekerjaan.                                Umum Pemkab Gowa
Istri            :Ir Hj. St Mudrijanah
Anak           : 1. Muh. Adnin Mundoap                                    Zen  ST.
                        2. St Ainulhayati Mundoap.                              Zen, S.Ked.

Tag
div>