JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Mencari Pasangan Sepadan Nurdin Halid

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 03 Maret 2017 10:21
Mencari Pasangan Sepadan Nurdin Halid

ASEP/RAKYATSULSEL NURDIN MASIH CARI PASANGAN. Baliho bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang bertuliskan "NH-Roem (Nurdin Halid-Moh Roem) Sulsel Baru 2018 Cocokmi", di Jl Karunrung, Makassar, beberapa waktu lalu. Partai Golkar resmi mengusung Nurdin Halid sebagai jagoannya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel tahun 2018 mendatang.

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Partai Golkar resmi mengusung Nurdin Halid sebagai jagoannya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel tahun 2018 mendatang.

Namun, Nurdin Halid yang merupakan Ketua DPD I Golkar Sulsel tentu membutuhkan seorang pendamping. Lantas, siapakah calon wakil gubernur yang pantas untuk mendampingi Ketua Harian DPP Golkar tersebut di pilgub mendatang?.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Sulsel, Risman Pasigai menegaskan saat ini partainya belum memastikan pendamping bagi Nurdin Halid untuk bertarung pada pilgub mendatang.

Menurutnya, calon pendamping Nurdin Halid pada pilgub mendatang masih dalam tahap penjejakan dan komunikasi politik. Yang pasti, kata dia, nama yang sudah mencuat selama ini akan diakomodir.

“Kalau soal kepastian pasangan belum ada, karena kita harus melihat dari aspirasi masyarakat melalui partai. Semua yang sudah mencuat selama ini akan diakomodir diantaranya Pak Roem (Ketua DPRD Provinsi Sulsel) serta Azis Kahar Muzakkar (Anggota DPD RI),” jelas Risman, Kamis (2/3).

Risman menilai, semua bakal calon punya peluang digandeng Nurdin Halid. “Komunikasi masih tetap jalan dengan semua figur dan belum ada yang diputuskan, karena kita fokus dalam meningkatkan elektabilitas Pak Nurdin dulu,” ujarnya.

Menurut Risman, salah satu point penting untuk menjadi pendamping Nurdin Halid adalah memiliki pengalaman dan kemampuan dalam pemerintahan. Selain itu, mesti juga memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun Sulsel.

“Calon pendamping Pak Nurdin itu harus memiliki kemampuan dan pengalaman di pemerintahan, memiliki basis politik yang bisa menguatkan dukungan masyarakat sehingga tingkat keterpilihan menjadi lebih terbuka pada pilgub nantinya,” terangnya. (D)


div>