KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

Mendagri Tetap Lantik Kepala Daerah Berstatus Tersangka

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 23 April 2016 11:41
Mendagri Tetap Lantik Kepala Daerah Berstatus Tersangka

int

RakyatSulsel.com — Pelantikan delapan bupati dan wali kota produk pilkada serentak 2015 yang sempat tertunda akhirnya dilangsungkan kemarin (22/4).

Pelantikan itu dihelat di Gedung Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meskipun dilaksanakan di Jakarta, pelantikan tetap dilakukan gubernur masing-masing.

Satu di antaranya adalah Suparman, bupati Rokan Hulu, Riau, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 14 April.

Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan, pihaknya berpegangan pada asas praduga tak bersalah. “Kalau tersangka kepolisian, KPK, atau kejaksaan, tunggu putusan hukum tetap,” tutur Tjahjo.

Setelah ada putusan hukum tetap, barulah pihaknya melakukan pemberhentian permanen. Itulah yang dialami Amran Sinaga, wakil bupati terpilih Simalungun.

Karena itu, dalam pelantikan kemarin, Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi hanya melantik Bupati Simalungun J.R. Saragih.

[NEXT-RASUL]

Tjahjo menambahkan, asas praduga tak bersalah dikecualikan alias tidak berlaku apabila kepala daerah bersangkutan dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Baik itu dalam kasus korupsi maupun narkoba.(far/c9/pri)


div>