SABTU , 21 JULI 2018

Mendes Marwan: Jaga Kedaulatan dengan Transmigran

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 19 Februari 2016 13:23

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Permasalahan daerah perbatasan antara Indonesia dengan negara tetangga kerap menjadi momok perseteruan. Tak jarang, konflik yang terjadi berawal dari pergeseran dengan cara mematok wilayah perbatasan.

Upaya serius pemerintah untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa dari pencaplokan oleh negara tetangga, terus dilakukan. Salah satunya dengan adanya program transmigrasi dari Kementerian Desa Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) yang akan menempatkan para transmigran di daerah perbatasan Indonesia.

“Transmigrasi kita di daerah perbatasan akan kita kembangkan. Tahun ini sudah mulai di perbatasan Kalimantan. Target kita minimal 2 juta hektar untuk kawasan transmigrasi di sepanjang Kalimantan. Untuk tahun berikutnya, kita fokuskan di Papua atau NTT dan daerah daerah perbatasan lainnya,” kata Menteri Desa, Marwan Jafar, di Jakarta.

Guna merealisasikan program tersebut, Marwan mengatakan bahwa kementeriannya telah melakukan sinergitas program dengan kementerian atau lembaga negara dan pemerintah daerah setempat.

“Alhamdulillah, komunikasi kita sangat baik dan kondusif dengan LHK dan Agraria. Saling take and give, mana tanah yang di lepaskan mana yang tidak dilepaskan,” ujar Marwan.

Marwan mengumpamakan, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Selain akan menjaga kedaulatan dan keutuhan Republik Indonesia, transmigrasi secara terpadu, juga akan menyerap tenaga kerja baru dan memanfaatkan lahan yang kurang produktif serta bisa melahirkan kawasan kota terpadu.

“Ini luar biasa. Ini karya sejarah sepanjang republik ini berdiri,” katanya.

Dia mengatakan bahwa berbagai kreativitas dan inovasi untuk bisa merealisasikan program itu dengan baik dan lancar, telah di lakukan. Akan tetapi akan lebih maksimal jika diberikan penambahan anggaran. Karena saat ini anggaran yang di berikan masih sangat minim. “Karena dananya yang minim, maka kita dorong dengan transmigrasi lokal, namanya desa pugar,” ujar Marwan.

Guna menarik minat dan agar para transmigran betah di daerah tersebut, Marwan Jafar pun berjanji akan membuatkan fasilitas umum di kawasan tersebut.

“Nanti di sana akan ada rumah sakit,Puskemas, pasar, tempat ibadah, pendidikan, pasar, semua berpadu menjadi satu,” tutur Menteri Desa ini.


div>