RABU , 13 DESEMBER 2017

Menhan AS Minta Maaf Atas Insiden Penolakan Gatot

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Senin , 23 Oktober 2017 19:34
Menhan AS Minta Maaf Atas Insiden Penolakan Gatot

Menhan Amerika Serikat (AS), James Mattis meminta maaf dengan Menhan Indonesia Ryamizard Ryacudu soal penolakan Panglima TNI di AS.

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Totok Sugiharto mengatakan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), James Mattis telah meminta maaf kepada Menhan Indonesia, Ryamizard Ryacudu.

Permintaan maaf itu ‎diungkapkan Totok, setelah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ditolak untuk memasuki negara AS oleh US Custom and Border Protection.

“James Mattis menyampaikan permohonan maaf kepada Menhan Ryamizard Ryacudu atas insiden ditolaknya Panglima TNI di AS untuk memenuhi undangan,” kata Totok dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (23/10).

Totok menambahkan, permohonan maaf ini disampaikan secara khusus di sela-sela acara ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM) di Filipina, yang berlangsung tanggal 22 sampai 25 Oktober 2017 ini.

“Permintaan maaf ini disampaikan secara khusus sebelum Menhan AS bertemu dengan para Menhan ASEAN,” katanya.‎

Sekadar informasi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dijadwalkan terbang menggunakan maskapai penerbangan Emirates EK 0357, Sabtu (21/10). Dia telah mengurus visa keberangkatan bersama istri dan rombongan delegasi jauh hari.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, beberapa saat sebelum terbang, Gatot diberitahu oleh pihak maskapai Emirates bahwa dirinya ditolak berangkat ke AS.


div>