RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Menikmati Keindahan Malam di Parepare, Kapolda Sulsel: Parepare Persis Prancis

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 23 Maret 2017 17:43
Menikmati Keindahan Malam di Parepare, Kapolda Sulsel: Parepare Persis Prancis

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hj Erna Rasyid Taufan menyematkan cincin di jari Ketua Bhayangkara, Ny Ratu Diana Savitri Muktiono dalam kegiatan ramah-tamah yang diselenggarakan Pemkot Parepare di Barugae, Kamis, (23/3)

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM- Banyak pengunjung yang memproklamirkan, jika bertandang di kota Parepare sama halnya bertandang ke luar negeri, terlebih jika kota kelahiran Habibie ini “dinikmati” pada malam hari. Suasana bak negeri Singa yang kerap dilontarkan para pengunjung yang datang adalah pertanda bahwa Parepare bakal menjadi kota metropolitan. Kesan ini, juga dikemukakan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Irjen Pol Muktiono. Jenderal bintang dua ini menyebut jika Parepare persis kota Prancis. Estetika kota dengan lampu hias, penataan yang terlihat tertib dan teratur membuatnya terkesan dan menjuluki Parepare sebagai kota yang terkenal dengan menara Eifelnya itu.

“Semalam saya berjalan-jalan dan melihat Kota Parepare dengan keindahan lampunya pada malam hari dan saya melihat suasana Parepare pada malam hari mirip Pranchis, saya pernah ke sana (Prancis, red) persis Prancis,” kata jenderal berbintang dua ini yang menghabiskan semalam menginap di rumah jabatan Walikota Parepare saat kegiatan ramah-tamah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Parepare, Kamis, (23/3).

Melihat perkembangan yang ada di Kota Parepare saat ini, Muktiono mengajak seluruh pihak untuk membantu Parepare yang lebih maju agar tetap aman dan kondusif.

“Saya yakin kondisi yang ada sekarang di parepare, kemajuan dan keamanan kota berkat dukungan seluruh pihak, semua ini bisa kita capai berkat adanya kerjasama nyata pemerintah dan kepolisian dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan sumbangsihnya,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, suami Ratu Diana Savitri ini menyampaikan beberapa pesan untuk menangkal hal-hal yang dapat merusak, khususnya di Kota Parepare ini.
[NEXT-RASUL]

“Beberapa yang bisa menjadi pengaruh antara lain, melalui media sosial, intenet, paham terorisme dan radikalisme, kalau dibiarkan akan menjadi sesuatu yang dapat merusak keutuhan NKRI, selain itu, kejahatan narkoba dan ada arahan dari bapak Presiden dengan menetapkan kejahatan narkoba sebagai kejahatan luar biasa dan diperlukan tindakan yang tegas yaitu hukuman mati, dan selanjutnya kejahatan melalui dunia maya (cyber crime),” terangnya.

Sementara itu Wali kota Parepare Taufan Pawe di depan Kapolda Sulsel, menyampaikan mengenai perkembangan Kota Parepare.

“Kami dari penilain bapak telah diberikan opini setelah lama menyandang disclaimer, saya bercerita begini karena saya menyampaikan kepada Jenderal bagaimana tata kelola keuangan kami dikelola dengan baik sehingga meraih predikat WTP,” jelas Taufan.

Dengan luas 90 km persegi, sambung Taufan, jumlah penduduk yang sangat kecil Parepare merupakan kota yang minim potensi, “Namun kami hanya mengunggulkan kota jasa dan kami pernah meraih urutan kedua IPM setelah Makassar,” paparnya.

Tentunya, tambah Taufan, semangat membangun Kota Parepare bukan tanpa alasan dengan menjadikan Bj Habibie sebagai sumber inspirasi. Taufan juga menjelaskan tingkat keaman Kota Parepare berdasarkan hasil survey, yaitu 96%

“Pemerintahan ini tidak akan berjalan normal dan aman tanpa didampingi dari Polri,” tutupnya. (nia)


Tag
div>