JUMAT , 19 JANUARI 2018

Mensos Beri 425 Unit Alat Bantu Dengar di Makassar

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 16 Oktober 2017 16:30
Mensos Beri 425 Unit Alat Bantu Dengar di Makassar

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat penyerahan alat bantu dengar untuk penyandang disabilitas tuna rungu wicara di Makassar, Senin, (16/10). Foto: Al/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Penggunaan alat bantu bagi para penyandang disabilitas masih minim. Kementrian Sosial mencatat, dari sekitar 6,9 juta penduduk Indonesia yang diketahui penyandang disabilitas tuna rungu wicara, hanya 9 persen yang menggunakan alat bantu.

Demikian seperti disampaikan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat membuka acara penyerahan alat bantu dengar untuk penyandang disabilitas tuna rungu wicara di Makassar, Senin, (16/10).

Khofifah mengatakan, keterbatasan tersebut dipicu minimnya anggaran yang dialokasikan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Padahal, alat bantu itu sangat berguna bagi mereka untuk bisa menjangkau berbagai akses khususnya fasilitas publik.

“Dari data kita, terakhir Agustus 2017 tercatat 91 persen penyandang disibilitas ini belum menikmati alat bantu,” ungkap Khofifah.

Khofifah menyebut pemberian alat bantu dengar merupakan suatu kebahagiaan bagi penyandang disabilitas, agar tersenyum mendengarkan canda tawa dari anak-anak dan cucu mereka.

Menurutnya, permasalahan keterbatasan alat bantu dengar merupakan bagian dari pekerjaan rumah kementerian sosial pada tahun yang akan datang. Dia meminta berbagai pihak bisa memberi masukan tentang program kementerian khususnya perihal pemenuhan alat bantu.

“Selanjutnya kami mengharap agar pihak penyedia jasa umum dapat menyediakan fasilitas akses umum lainnya, seperti huruf braille di lift, tangga darurat penyandang cacat dan lain sebagainya,” ujarnya.


div>