RABU , 21 NOVEMBER 2018

Mensos Gandeng Tiga Universitas Jalankan PKH

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 03 Agustus 2017 11:40
Mensos Gandeng Tiga Universitas Jalankan PKH

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama tiga universitas di Makassar, bekerjasama untuk melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH). Ketiga kampus tersebut yaitu Unhas, UIN dan UMI, akan menggunakan mahasiswa KKN agar dapat mendaftarkan masyarakat yang wajib mendapatkan PKH.

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, Kemensos mengambil posisi menyiapkan desa sejahtera mandiri. Ia mengkomunikasikan ke beberapa perguruan tinggi, dengan berbasis KKN.

“Kenapa KKN, karena masing-masing perguruan tinggi yang mewajibkan mahasiswanya KKN. Itu setahun atau dua tahun sampai,” kata Khofifah, di sela-sela rapat koordinasi sinergitas forum rektor dalam rangka penguatan desa sejahtera mandiri, di Hotel SwissBell Hotel, Selasa (1/8) malam.

Dia menjelaskan, pada tahun 2016 penerima PKH sebanyak 6 juta orang. Pada tahun ini, ada tambahan sebanyak 4 juta penerima PKH. Berarti totalnya 10 juta orang, dan memberikan porsi yang lebih besar dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini ada tambahan empat juta orang penerima PKH di 2018 untuk seluruh Indoneisa, dari 4 juta itu kami di kemensos ingin memberikan porsi lebih besar intervensi daerah pedesaan,” ujarnya diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (3/8).

Pihaknya berharap, melalui kerjasama tersebut, mahasiswa melakukan penyisiran kepada masyarakat yang wajib menerima PKH.

“Karena siapa pun yang menerima PKH di 2018, itu bisa dipastikan akan menerima tiga macam bantuan, seperti bantuan sosial yang didalamnya sudah terintegrasikan oleh tiga item seperti PKH, bantuan pangan dan elpiji tiga kilogram,” pungkasnya.

[NEXT-RASUL]

Lanjut Kohififah, pada tahun 2017 lalu, anggaran yang disiapkan untuk penerimaan PKH sebesar Rp17,4 triliun lebih, belum termasuk bantuan elpiji dan bantuan pangan.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Andi Ilham Gazaling, menyatakan, khusus di Sulsel penerima PKH bertambah sebanyak 600 orang, sebelumnya sebanyak 179.884 orang. Tahun ini, sudah disalurkan di Kabupaten Takalar sebanyak 1.270 orang, selanjutnya akan menyasar ke daerah Luwu. (***)


div>