RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Menteri Agama akan Buka Raker Kanwil Kemenag Sulsel

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Rabu , 14 Februari 2018 23:09
Menteri Agama akan Buka Raker Kanwil Kemenag Sulsel

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dan Kakanwil Kemenag Sulsel Dr. H. Abd. Wahid Thahir

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dijadwalkan akan membuka rapat kerja (Raker) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Sulsel tahun 2018 di Asrama Haji Sudiang, Kamis (15/2).

Kepastian kedatangan orang nomor satu di Kementerian Agama RI itu disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Sulsel Dr. H. Abd. Wahid Thahir usai memimpin rapat pemantapan persiapan pembukaan raker tersebut, Rabu (14/2).

Menurut Wahid Thahir, Kemenag Sulsel patut berbangga dan bersyukur lantaran Menteri Agama RI untuk kesekian kalinya meluangkan waktu untuk hadir di Sulsel. “Terlebih lagi di momentum penting dan strategis seperti rapat kerja ini,” ujar Wahid Thahir.

Menteri Agama dijadwalkan akan tiba di Makassar pada pukul 09.00 Wita , selanjutnya akan bergerak ke Kampus UIN Alauddin Makassar di Samata Gowa untuk meresmikan Gedung SBSN Dosen dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Selanjutnya akan beranjak menuju Asrama Haji Sudiang Makassar untuk membuka secara resmi dan memberikan arahan pada kegiatan raker Wilayah Kemenag Sulsel yang tahun ini mengambil tema “Ikhlas Melayani Demi Mewujudkan Integritas”.

Raker ini dilaksanakan selama tiga hari (15-17 Februari 2018). “Tidak hanya akan diikuti oleh seluruh pejabat di jajaran Kemenag Sulsel yang jumlahnya mencapai lima ratusan peserta, tapi juga mengundang tokoh dan pimpinan ormas lintas agama yang ada di Sulsel,” jelas Wahid Thahir.

Selain dihadiri Menteri Agama RI, raker yang mengusung subtema “Fokus Bekerja dan Siap Melayani Umat ini juga akan menghadirkan dan menampilkan sejumlah pembicara atau narasumber dari Ketua Komisi VIII DPR RI, Gubernur Sulsel, Sekjen, Inspektorat Jenderal, dan sejumlah Kepala Biro di lingkup Kemenag RI.

“Rapat kerja kali ini juga akan tampil dengan konsep yang berbeda dari raker-raker sebelumnya, karena tahun ini raker dilaksanakan penuh dengan sentuhan inovasi teknologi, hal ini untuk memberikan kemudahan bagi peserta raker agar ide-ide atau gagasan lebih mudah dipahami dan mudah diserap, serta mampu disesuaikan dengan strategi kekinian dalam menghadapi dinamika masyarakat yang amat cepat. Isu-isu strategis menjadi pijakan utama Kemenag Sulsel dalam menyusun rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan. Hal ini bisa jadi luput dari perhatian saat menyusun perencanaan di tahun 2017 yang lalu,” jelasnya.

“Harapan saya, peserta bisa memahami dan berkomitmen menjalankan program direkrtif Menag dan program strategis masing-masing unit kerja, dan memulai bertransformasi ke kuktur digital dalam menghasilkan program inovatif yang kompetitif, terarah dan terukur serta dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Wahid Thahir. (*)


div>