SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Menteri Agraria Berikan Enrekang Jatah 1500 Prona Gratis

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 07 April 2016 15:08

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Warga Enrekang yang kurang mampu di 9 Desa patut bersyukur karena Kementerian Agraria dan Tata Ruang tahun 2016 memberikan jatah legalisasi asset warga (sertifikasi tanah gratis) sebanyak 1500 bidang. Selain itu Kementerian Agraria juga memberikan fasilitas serupa untuk lintas sektoral yakni 200 bidang Pertanian dan 100 bidang untuk warga penggiat Usaha Kecil dan Mikro (UKM).

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Prona Kantor BPN Enrekang, Saiful, saat ditemui ruang kerjanya, Kamis (7/4). Menurut pria berkacamata minus ini, ribuan bidang tanah milik warga tersebut disertifikatkan secara gratis melalui progran Prona. Pasalnya negara melalui DIPA Kementerian Agraria telah menangung biaya pensertifikatan gratis tersebut .

“Desa Salo dua, Limbuang dan Palakka di Kecamatan Maiwa. Di Kecamatan Anggeraja hanya satu yakni Desa Batunoni. Kecamatan Alla Desa Taulo dan Bolang. Serta Desa Sumbang di Kecamatan Curion” beber Saiful.

Saiful lebih lanjut menjelaskan bahwa kriteria objek prona gratis tersebut yakni tanah tersebut tidak dalam sengketa, mempunyai alas hak atas tanah tersebut atau bukti penguasaan tanah tersebut.

“khusus untuk 200 bidang pertanian diusulkan oleh Dinas Pertanian dan 100 bidang UKM diusulkan oleh Dinas Perindakop-UKM. 1500 bidang untuk prona melalui usulan Kepala Desa masing -masing.” Jelas Saiful. Dijelaskan lebih lanjut, Ribuan bidang tanah yang disertifikatkan melalaui

Prona tersebut diutamakan untuk wilayah-wilayah yang dianggap miskin dan tertinggal. Kemudian 200 bidang pertanian diprioritaskan untuk daerah daerah pertanian yang subur dan berkembang. Atau daerah pinggiran jkota yang padat penduduk serta punya potensi besar untuk dikembangkan.
“Kisaran anggaran yang terserap untuk program sertifikasi lahan gratis ini menghampiri Rp 1 Milyar,” tutup Saiful.


Tag
  • Prona
  •  
    div>