KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Menuju Pengusaha Muda Kompetitif, BPC HIPMI Makassar Gelar Rakercab

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 28 Juli 2018 15:30
Menuju Pengusaha Muda Kompetitif, BPC HIPMI Makassar Gelar Rakercab

Ketua BPC HIPMI Sulsel, Muhammad Ikram Riswan saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Demelia Hotel Makassar, Sabtu (28/7). (Nhera/RakyatSulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Makassar menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Demelia Hotel Makassar, Sabtu (28/7).

Dengan mengusung tema “Menuju Pengusaha Muda yang Kompetitif di Era Digital dan Globalisasi” diharapkan para pengurus BPC HIPMI Makassar mampu bersaing diera globalisasi yang kian berkembang seperti saat ini.

Ketua Panitia Rakercab Hipmi Makassar Kadri Hi Aras, mengatakan, memasuki era digital dan globalisasi berarti pula memasuki era perdagangan bebas, yang menuntut setiap pelaku usaha untuk lebih meningkatkan keungulan kompetitifnya bila ingin tetap eksis dalam pasar global.

“Kami berharap kita semua para pelaku usaha menjadi siap seiring berkembangnya saman, melalui kegiatan ini kita kian percaya diri eksis dalam pasar global,” ugkapnya kepada Rakyat Sulsel.

Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut kurang lebih 90 orang, dari pengurus BPC HIPMI. karena berhalangan hadir sekitar 80 persen yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“kegiatan ini bisa terlaksana atas support semua pengurus, dan rakercab digelar hingga pukul 17.00 Wita,” tuturnya.

Sementara, ketua BPC HIPMI Sulsel, Muhammad Ikram Riswan mengatakan, dalam rakercab tersebut akan membahas program kerja yang akan dilaksanakan selama periode 2018 sampai 2021.

“Kami memiliki 10 bidang masing-masing bidang ini akan membuat program kerja untuk dilaksanakan. Kami himbau kepada ketua bidang masing-masing untuk membuat program yang mudah saja agar bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya

Salah satu program yang akan dilaksanakan, lanjut dia yakni bakal mengawal Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (umkm) yang saat ini masih kurang mendapatkan respon atau dilirik dari pemerintah kota Makassar.

“Hipmi Makassar akan memberikan solusi kepada umkm membukan pintu untuk mereka melalui program yang akan dibuat, dalam kegiatan ini kami akan buat sebuah program khusus umkm,” tutupnya. (*)


div>