RABU , 21 NOVEMBER 2018

Menunggak Tiga Bulan, Listrik Kantor Desa Laikang akan Dicabut. Anggarannya Kemana?

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 18 Agustus 2017 22:19
Menunggak Tiga Bulan, Listrik Kantor Desa Laikang akan Dicabut. Anggarannya Kemana?

Ilustrasi.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Meteran listrik kantor Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar terancam diputus oleh PLN lantaran sudah tiga bulan lamanya tidak membayar, tagihannya hanya Rp700 ribu.

Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Adminitrasi PLN Rayon Takalar, Gunawan mengatakan, kantor Desa Laikang menunggak pembayaran listrik yang sudah berjalan tiga bulan, kami belum melakukan pembongkaran meteran listriknya mengingat, jika dibongkar maka akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat

“Kami memberikan jangka waktu kepada pihak kantor tersebut sampai pada tanggal 20 Agustus mendatang, untuk melunasi tunggakan pembayaran listriknya, apabila melebihi batas waktu yang diberikan, maka kami akan eksekusi untuk dilakukakan pembongkaran meteran karena ini diatur oleh sistem dari pusat”, tegas Gunawan, Jumat (18/8).

Padahal anggaran dana desa yang bersumber dari APBN untuk 2.254 desa di Sulsel, pada tahun 2015 jumlahnya mencapai 635 milyar, kemudian di tahun 2016 menjadi 1,425 triliun dan tahun 2017 mencapai 1,821 triliun.


div>