Selasa, 25 Juli 2017

Menyadari Rahmat Ilahi

Senin , 15 Mei 2017 10:29

Bila kita berkontemplasi, maka tentulah beragam pertanyaan berlarian di benak. Kita kemudian butuh jawaban dari pertanyaan yang terasa gampang hingga sulit. Setidaknya, kita menemukan jawaban dari serentetan masalah yang ada di sekitar kita agar hidup kian bermakna.

Jawablah pertanyaan ini! Apakah kamu masih punya tubuh yang sehat? Bila iya, jangan sampai manfaatnya hanya sedikit untuk membantu keluarga dan berbuat kebaikan pada semua orang. Apakah kamu masih punya makanan, tempat tinggal, keluarga dan teman hari ini? Bila iya, kamu memiliki modal kebahagiaan dan kegembiraan. Ini harus kamu bisa jaga, sebab ini berarti bahwa kamu termasuk orang berada.

Masihkah pikiran kita cerdas dan waras? Masihkah mata kita normal serta telinga mendengar? Kalaulah semua normal, maka kita haruslah menyadari bahwa rahmat dan kebahagiaan yang Tuhan berikan pada kita itu luar biasa. Untuk itulah, kita tidak boleh mempersulit diri dengan hanya diam tanpa mengejar peluang dan kesempatan untuk berbuat baik pada orang lain dan alam karena itu bagian dari menjaga apa yang telah kita dapatkan hari ini.

Kita harus lebih kerja keras lagi dan bertanggung jawab pada tugas. Harus ada keberhasilan sekecil apapun yang kita harus raih dan wujudkan. Harus ada rahmat kebaikan yang kita taburkan pada orang lain. Kita harus ikut memajukan bangsa dan negara, minimal hari ini dan selanjutnya kita makin arif, baik hati, jujur, makin peduli kepada kehidupan yang harmonis di sekitar kita, makin sayang pada pasangan hidup dan anak-anak. (*)

Berita Terkait