SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Menyoal Batas Umur K2, Kasi Kurikulum Luwu Utara Layangkan Surat Terbuka ke Jokowi

Reporter:

Haerul Tugariif

Editor:

Iskanto

Jumat , 14 September 2018 10:42
Menyoal Batas Umur K2, Kasi Kurikulum Luwu Utara Layangkan Surat Terbuka ke Jokowi

int

LUWUUTARA, RAKYATSULSEL.COM – Menyikapi persoalan terkait pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori II dengan batas umur 35 tahun. Kasi Kurikulum Pendidikan Luwu Utara melayangkan surat terbuka kepada bapak Presiden Joko Widodo melalui akun Facebooknya.

“Penerimaan CPNS tahun ini sangat tidak adil jika dibandingkan dengan penerimaan CPNS di era bapak SBY selaku presiden.Usia minimal 46 tahun dimasa SBY sedangkan usia 35 tahun dikepemimpinan bapak sangat mengecewakan para honorer diusianya yang sudah tua”tulis Atto Lutra di Akun Facebook nya, Kamis (13/9).

Suharto Kasi Kurikulum Pendidikan Luwu Utara yang juga Ketua KNPI Luwu Utara melanjutkan bahwa pemerintah jika terkendala oleh regulasi mungkin ada kebijakan lain yang Presiden bisa lakukan sebagai alasan para menteri dalam mengambil sebuah keputusan.

“Kalau kita melihat pasal 23 ayat (2) PP 11/2017 paling tinggi 40 tahun walaupun disebutkan pada jabatan tertentu namun bagi saya pengabdian honorer yang usianya sudah hampir pensiun mungkin lebih dihargai dibandingkan dengan jabatan tertentu,” jelasnya.

Tidak hanya itu kata Atto sapaan akrabnya presiden jika mengeluarkan aturan baru maka menteri tidak ada apa-apanya.Oleh karena itu dengarkanlah jeritan dan keluhan para honorer yang sudah tua.

“Tidak adil ketika pemerintah menyatakan bahwa usia honorer yang sudah tua sudah tidak produktif tapi mengapa presiden mengambil cawapres yang sudah tua,”Pungkasnya. (*)


Tag
div>