KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Menyoal Pencermatan DPT, Bawaslu Maros Temukan Data Ganda

Reporter:

Muhammad Iqbal

Editor:

Iskanto

Selasa , 11 September 2018 07:00
Menyoal Pencermatan DPT, Bawaslu Maros Temukan Data Ganda

int

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Pasca rekomendasi Bawaslu RI untuk penundaan Rapat Pleno Rekapitulisasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara Nasional. Bawaslu dan KPU Kab/Kota Se-Indonesia melakukan pencermatan ulang DPT yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh jajaran KPU berdasarkan tingkatanya, Senin (10/09).

Sebelumnya Bawaslu RI menemukan data Ganda sebanyak 131.363 dari 76 Kab/kota yang dijadikan sampel dari pencermatan data ganda tersebut.

Di Kabupaten Maros sendiri, setelah dilakukan pencermatan Bawaslu Maros menemukan data ganda identik sebanyak 106, ganda tidak identik 350. Sementara yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pasca Penetapan DPT sebanyak 58 dengan kategori meninggal dunia, anggota Polri dan Pindah domisili.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman menyampaikan, jika melalui rapat koordinasi yang dihadiri oleh Parpol dan dukcapil, Bawaslu Maros menyampaikan hasil pencermatan tersebut kepada KPU Maros untuk difaktualkan kemudian dilakukan perbaikan DPT.

“Dalam rapat koordinasi, kami sampaikan hasil pencermatan ini kepada KPUD Maros untuk difaktualkan,” ujarnya.

Selain hal tersebut, Bawaslu Maros juga merekomedasikan kepada KPU Maros untuk mengeluarkan data TMS dari DPT dan memasukan daftar pemilih yang Memenuhi Syarat (MS) kedalam DPT.

“Kami juga merekomendasikan ke KPU untuk mengeluarkan data TMS dari DPT, dan memasukkan daftar pemilih MS ke DPT,” sambung Firman.

Penetapan DPT hasil pencermatan akan ditetapkan dalam waktu dekat yang kemudian akan dikirim ke KPU Provinsi secara berjenjang akan ditetapkan sampai di KPU RI. DPT harus akurat karena ini terkait hak konstitusional setiap warga negara Indonesia. (*).


Tag
div>