SABTU , 15 DESEMBER 2018

Menyoal Randis, Ketua DPRD Bantaeng : Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Dikembalikan

Reporter:

Editor:

Iskanto

Rabu , 24 Oktober 2018 13:02
Menyoal Randis, Ketua DPRD Bantaeng : Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Dikembalikan

Ketua DPRD Bantaeng, Abdul Rahman Tompo

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Walau masa jabatan Nurdin Abdullah – Muhammad Yasin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng telah lama berakhir. Namun sampai saat ini masih ada sejumlah Kendaraan Dinas (Randis) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng belum dikembalikan.

Kepala Bidan Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bantaeng, Ahmad Said mengungkapkan telah menyurati 10 mantan pejabat pemkab Bantaeng yang belum mengembalikan randis milik pemda. Tetapi dari 10 pejabat yang telah dia surati hingga kini baru ada 6 unit randis telah kembali.

“Hingga saat ini telah ada enam yang telah kembali, dan masih ada empat unit yang belum kembali,” Kata Ahmad Said, beberapa waktu yang lalu.

Yang aneh dari 4 orang yang belum mengembalikan Randis, ada nama Tenaga Ahli Bidang Media Nurdin Abdullah, Bunyamin Arsad yang jelas – jelas bukanlah sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Empat unit Randis yang belum dikembalikan berjenis Toyota Kijang Inova sebanyak 3 unit dan 1 unit Randis berjenis Toyota Camry.

Pejabat yang belum mengembalikan mobil randis tersebut yakni mantan ketua Bappeda Bantaeng Syamsul Alam mobil kijang Inova nomor polisi DD 242 F 2013, Tenaga Ahli Bidang Media, Bunyamin Arsyad Mobil Kijang Inova DD 12 F 2010, Rika Sintia Putri (Menantu Muhammad Yasin)Kijang Inova DD 410 F 2011 dan Mantan wakil Bupati Bantaeng Muhammad Yasin Toyota Camry DD 5 F 2014.

“Mereka belum kembalikan hingga saat ini, untuk tindak lanjutnya saya akan melapor ke Sekda lagi seperti apa lagi tindak lanjutnya,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng, Abdul Rahman Tompo mengatakan telah memberitahu instansi terkait agar segera mengembalikan randis yang dipinjampakaikan kepada Pemprov Sulsel.

“Saya sudah beritahu Instansi terkait agar armada Damkar yang dipinjampakaikan kepada Pemprov Sulsel agar segera dikembalikan. Pemkab Bantaeng juga butuh,” tegas dia, Rabu (24/10).

Dia menjelaskan bahwa instansi terkait telah menjelaskan kepada dirinya bahwa pengembalian ke Pemkab sementara dalam tahap pengurusan.

“Kenapa mesti diurus, sedangkan Bantaeng ini juga butuh armada Damkar. Tidak ada alasan untuk tidak ditarik kembali, walaupun armada itu hibah dari Jepang, tapi biaya pengiriman itu menggunakan APBD,” jelas dia.

Dia juga menegaskan bahwa seluruh Randis yang dipakai, baik yang dipakai Bunyamin Arsad maupun mantan pejabat Pemkab Bantaeng yang lain itu wajib untuk dikembalikan.

“Saya sudah sampaikan kepada Bidang Aset agar semua Randis yang dalam statusnya kepemilikan Pemkab untuk dikembalikan,” tegasnya lagi. (*)


Tag
div>