SENIN , 23 JULI 2018

Meraih Beasiswa, Berbagi Manfaat dan Mengedukasi Masyrakat

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 19 Februari 2016 17:16
Meraih Beasiswa, Berbagi Manfaat dan Mengedukasi Masyrakat

int

“The true sign of intelligence is not knowledge, but imagination.” -Albert Einstein

Tuntutlah ilmu hingga ke negeri seberang, raihlah impianmu setinggi mungkin. Ungkapan tersebut kerap kali terngiang dalam kehidupan sehari-hari. Mengutip kata-kata dari ilmuwan besar dunia Albert Einstein di atas, bahwa sejatinya tanda intelektualitas bukan semata terletak pada ilmu pengetahuan, namun justru pada imajinasi yang tak terbatas.

Imajinasi ini pula yang mendorong para pelamar beasiswa untuk melakukan usaha terbaik demi mencari sponsor untuk mendukung studi di kemudian hari. Dan salah satu beasiswa yang cukup populer saat ini adalah beasiswa pendidikan yang dikelola oleh LPDP RI (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Republik Indonesia).

Bagi para pemburu beasiswa, nama LPDP bukan nama yang asing lagi di telinga. Seperti yang dikutip dari situs resmi mengenai informasi program persiapan keberangkatan LPDP (www.pklpdp.id), lembaga pengelola dana pendidikan ini berada di bawah Kementerian Keuangan, dengan pengawasan dari 3 (tiga) Kementerian, yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama Republik Indonesia. LPDP bertugas untuk mengelola dana abadi pendidikan, yang digunakan untuk mempersiapkan calon pemimpin muda masa depan Indonesia, melalui pemberian dana pendidikan untuk beasiswa dan riset.
Program beasiswa LPDP sendiri terdiri dari beberapa jenis.

Para calon peserta dapat memilih sendiri kategori beasiswa mana yang sesuai dengan kebutuhan serta tujuan. Mulai dari yang paling populer seperti program beasiswa Magister dan Doktoral Dalam Negeri dan Luar Negeri, hingga beasiswa Tesis dan Disertasi, Beasiswa Afirmasi, Spesialis Kedokteran dan Presidential Scholarship. Yang terakhir disebut merupakan program beasiswa yang bekerjasama dengan pihak Kepresidenan RI untuk menyekolahkan putra-putri bangsa ke universitas-universitas terkemuka di seluruh dunia.

Tahapan seleksi untuk lolos menjadi penerima beasiswa LPDP ditempuh dalam beberapa proses. Untuk program beasiswa Doktoral dan Magister misalnya, peserta harus menempuh seleksi administratif untuk mengunggah kelengkapan dokumen yang menjadi persyaratan. Jika lolos, maka akan lanjut ke tahap selanjutnya, yakni seleksi wawancara, essay on the spot serta leaderless group discussion. Setelah lolos tahap tersebut, maka peserta akan diberi kesempatan untuk mengikuti program PK (Persiapan Keberangkatan), sebelum memulai perkuliahan.

Di bulan Februari 2016 ini, Angkatan PK-56 sebagai salah satu angkatan yang mengikuti program Persiapan Keberangkatan LPDP RI, akan menggelar perhelatan “Panggung Wayang Nusantara”. Acara ini merupakan penutupan sekaligus puncak dari Program PK yang dijalani. Angkatan PK-56 memiliki mimpi untuk mengangkat seni budaya wayang, yang merupakan salah satu dari kekayaan budaya tradisional Indonesia yang cukup populer. Lantas, para anggota Angkatan PK-56 yang terdiri dari anak-anak muda yang berasal dari beragam penjuru Indonesia ini sepakat untuk memilih “Nayaka Praja” sebagai nama angkatan mereka, yang melambangkan pengawal atau pemimpin negeri. Secara umum, Nayaka memiliki arti prajurit, pengawal, atau pemimpin. Sementara Praja diartikan sebagai kota, atau negeri.

Gelaran Panggung Wayang Nusantara ini akan diadakan di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, yang berlokasi di Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Pusat, pada tanggal 20 Februari 2016. Acara yang dijadwalkan berlangsung dari pukul 9 pagi hingga jam 4 sore hari ini memiliki beragam rangkaian. Pengunjung dapat memilih ragam seni budaya yang digelar, mulai dari Penampilan Wayang Tavip, Talkshow Inovasi dan Kreativitas Pelestarian Wayang, Wayang Orang Performance serta Band Akustik Lagu Nusantara.

Bagi pengunjung yang ingin mengenalkan wayang pada putra-putrinya, dapat berpartisipasi mengikuti Lomba Mewarnai Wayang dan Workshop Membuat Wayang Janur. Selain itu, digelar pula acara pendidikan, berupa konsultasi beasiswa dan IELTS serta writing coaching clinic. Yang terakhir, ada pilihan acara community service yang terdiri dari Donor Darah dan konsultasi medis, Dropbox sumbangan buku serta Pameran “Wayangku untuk Indonesia”. Seluruh rangkaian acara ini bersifat cuma-cuma dan terbuka untuk masyarakat luas, dengan tujuan untuk berbagi dan mengedukasi publik.

Melalui perhelatan acara ini, Nayaka Praja berharap dapat makin mengenalkan keberadaan wayang sebagai salah satu budaya bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan kepada publik. Salah satunya adalah dengan menggelar upaya pemecahan rekor MURI, dengan mengumpulkan 1000 wajah wayang orang terbanyak di Indonesia.

Selain acara puncak tersebut, para penerima beasiswa LPDP RI ini juga akan merancang dan melaksanakan program pengabdian masyarakat yang disebut “Menyapa Indonesia” (MI). Program MI juga merupakan bagian dari kegiatan yang dilakukan oleh para awardee -sebutan bagi para penerima beasiswa- yang ditujukan untuk membangun daerah-daerah tertinggal di pelosok Tanah Air.

Seperti yang dilansir oleh situs http://menyapa-indonesia.com, program MI mencakup beberapa kegiatan, mulai dari community services, community empowering, dan community relations. Ketiga program ini dirancang untuk membangun fasilitas umum (fasum) serta pengembangan kualitas masyarakat, mengembangkan akses pendidikan, serta program-program yang berkaitan dengan komunikasi dan informasi bagi daerah tersebut. Misalnya, seperti mengembangkan akses pendidikan di desa Sasak, kecamatan Mauk, Tangerang (Banten), yang akan menjadi daerah yang dituju oleh para awardee Nayaka Praja. Program MI dirancang secara bertahap untuk mencapai tujuan, yaitu membentuk masyarakat yang mandiri serta mampu mengadopsi inovasi.

Dengan menjalani beragam program yang kaya manfaat dan bertujuan untuk berbagi dengan sesama, para penerima beasiswa LPDP diharapkan dapat menjadi calon pemimpin bangsa kelak. Menjadi pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektualitas tinggi, namun juga mempunyai komitmen untuk membangun, mengedukasi dan memberdayakan masyarakat Indonesia.


Tag
  • lpdp
  •  
    div>