MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Mesum di Halaman Masjid, Perantau Asal Sulsel Diadili

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Rabu , 13 April 2016 17:41
Mesum di Halaman Masjid, Perantau Asal Sulsel Diadili

int

 BANJARMASIN, RAKYATSULSEL.COM – Masyarakat di Banjarmasin tentu masih ingat dengan ada pasangan mesum di halaman mesjid Sabilal Muhtadin beberapa bulan silam yang kepergok polisi. Saat ini ternyata perkaranya telah memasuki persidangan.

Selasa (12/4) sore, sidang yang dilakukan secara tertutup di salah satu ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, agendanya baru memasuki pembacaan dakwaan.

Dalam dakwaan penuntut umum yang dibacakan di hadapan majelis hakim yang dipimpin Rosma SH, terdakwa bernama Firmanu alias Firman, warga Desa Pangkau, Kecamatan Toraja , Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang didampingi kuasa hukum dari Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Unlam Banjarmasin itu, dengan sengaja telah membujuk korban Mawar (14) untuk melakukan persetubuhan.

Modus awalnya, Firman mendekati korban sekitar pukul 23.45 malam itu (Sabtu 23 Februari 2016) dan mulai membuka pembicaraan dengan bertanya apakah sudah makan. Korban dengan lugunya menjawab belum.
Setelah terjadi perbincangan, pelaku yang lahir pada 13 Januari 1988 itu kemudian mengajak korban untuk berhubungan badan dengan janji akan memberikannya sejumlah uang. Karena Mawar memang memiliki keterbelakangan mental akhirnya dengan mudah, Firman berhasil menjeratnya.

Firman yang sudah kebelet akhirnya mulai beraksi. Pelaku Mesum di Halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Akhirnya Diadili

Tapi apes, belum lagi berhasil menuntaskan hasrat bejatnya, dua orang polisi memergoki ulahnya, hingga akhirnya mengantarkannya ke pengadilan.

Jaksa Penunutut Umum (JPU) Dina Helena menjerat terdakwa dengan pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 20014 tentang Perlindungan Anak tentang Perubahan Atas Undang – undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (gmp)


Tag
div>