SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Milad Ke-52 Kohati, Ketum Kohati Maros : Perempuan Mampu Hadir di Segala Bidang

Reporter:

Muhammad Iqbal

Editor:

Iskanto

Minggu , 16 September 2018 19:00
Milad Ke-52 Kohati, Ketum Kohati Maros : Perempuan Mampu Hadir di Segala Bidang

int

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Korps HMI Wati (Kohati) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Butta Salewangang Maros, peringati Milad Kohati ke-52 di Baruga A Kantor Bupati Maros, Minggu (16/09).

Dalam perayaan Milad yang bertemakan “Kohati Pelopor Literasi : Perempuan Cerdas, Generasi Berkualitas” tersebut, Ketua Umum Kohati HMI Cabang Butta Salewangang Maros, Risma Ardianti menjelaskan, jika tujuan dari peringatan Milad ini adalah untuk mewujudkan tujuan Kohati.

“Tujuan pelaksanaan Milad ini adalah untuk mewujudkan tujuan kohati itu sendiri, yakni terbinanya muslimah berkualitas insan cita. Selain itu, melalui perayaan ini pula, kami hendak memererat persaudaraan HMI-WATI dan juga meningkatkan cakrawala berpikir kohati yg dikemas dalam kegiatan dialog,” papar Risma.

Risma (Sapaan Akrabnya) berpesan kepada para Kohati agar mampu berperan untuk membawa negara Republik Indonesia menjadi lebih maju di masa akan datang.

“Kohati itu adalah bunga revolusi, bunga¬† perubahan. Saya pribadi berpesan, agar para kohati ini mampu berperan membawa negara RI mnjadi negara yang lebih baik, lebih maju kedepannya,” ujarnya.

Untuk para Kohati, Risma berharap peran perempuan tak hanya pada ranah keperempuanan saja. Tetapi mampu menjadi sosok pelaku dalam lingkup sosial masyarakat dan bidang lainnya.

“Harapan kami untuk kohati, yakni bukan hanya berkiprah pada ranah keperempuanan. Melainkan mampu juga menjadi sosok pelaku dalam lingkup sosial masyarakat, menghasilkan karya yang berguna dan melakukan pengabdian untuk Ummat dan Bangsa,” tuturnya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Butta Salewangang Maros, Misbahuddin Nur berharap kohati dapat menjadi pondasi bagi cerahnya masa depan generasi di masa akan datang.

“Kami tentunya berharap Kohati dapat hadir di semua lini, khususnya generasi perempuan Islam. Apalagi untuk saat ini terjadi degradasi moral, jadi kehadiran Kohati kami harapkan mampu menjadi pondasi bagi cerahnya masa depan ummat dan bangsa di masa akan datang,” tutupnya. (*)


div>