SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Miliki 100 Inovasi, Danny Raih Innovative Government Award 2017

Reporter:

Editor:

RRS

Selasa , 19 Desember 2017 10:30
Miliki 100 Inovasi, Danny  Raih Innovative Government Award 2017

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL. COM – Berkat 100 inovasi daerah yang dimiliki, Wali Kota Makassar Danny Pomanto kembali menorehkan prestasi di penghujung tahun 2017. Di bawa kepemimpinan wali kota bernama lengkap Moh. Ramdhan Pomanto ini, Makassar kembali dinobatkan sebagai peraih Innovative Government Award (IGA) tahun 2017. Tak tanggung-tanggung, kota berjuluk ‘Anging Mammiri’ ini berjejer pada posisi tiga besar.

“Alhamdulillah, Makassar tidak pernah absen dalam perolehan penghargaan-penghargaan bergengsi tingkat nasional. Tentu bukan pialanya yang perlu kita banggakan, namun ini membuktikan dari penilaian secara nasional, dari 500-an kabupaten kota se-Indonesi Makassar selalu menempati tempat teratas dan terbaik,” ucap Danny usai menerima penghargaan yang diserahkan langsung Medagri Tjahjo Kumolo tersebut di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (18/12).

Danny juga menambahkan jika hal ini juga sebagai penanda bahwa kerja-kerja yang telah dilakukan di Makassar telah berada di jalur yang tepat dan semakin dua kali tambah baik.

Diketahui, penghargaan ini merupakan penghargaan yang telah diadakan sejak tahun 2007, 2008, 2010, 2011, 2012, hingga 2013. Barulah pada tahun 2017 ini Kementerian Dalam Negeri kembali menggelar Innovative Goverment Award dengan skema yang baru.

Inovasi daerah yang menjadi penilaian di antaranya tata kelolah pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik, dan inovasi lainnya yang disesuaikan dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Ada tiga hal utama dalam melakukan penilaian innovative government award. Yaitu, aspek kuantitas, aspek kualitas, dan aspek manfaat yang ketiganya didasarkan pada lima kategori inovasi daerah, yakni pertama mengandung pembaharuan seluruh atau sebagian unsur dari inovasi.

Kedua memberi manfaat bagi daerah atau masyarakat. Ketiga tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan peratuaran perundang-undangan. Keempat merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kelima dapat direplikasi.

Ada pun pelaksanan IGA ini melalui serangkaian tahapan, mulai dari penjaringan profil inovasi daerah yang dilakukan pada bulan Agustus kemarin. Verifikasi profil bulan September, validasi pada Oktober-November melalui presentasi kepala daerah dan temuan lapangan dan puncaknya pada pemberian penghargaan IGA pada bulan Desember tahun 2017 ini.

Dari hasil penilaian tersebut telah ditetapkan tiga pemerintah daerah inovatif kategori provinsi, 10 pemerintah daerah inovatif kategori kabupaten, dan 10 pemerintah daerah inovatif kategori kota yang diumumkan.

“Hal ini tentu sebagai wujud pembinaan dan pengawasan inovasi daerah, serta media diseminasi praktek-praktek baik pemerintah daerah, untuk ditularkan ke daerah lain. Terima kasih warga Makassar, prestasi ini adalah prestasi kita semua, jangan biarkan Makassar mundur lagi,” pungkas Danny.

Berikut daftar daerah pemenang penghargaan IGA 2017;

Kategori Provinsi: Provinsi Jawa Barat, Privinsi Jawa Timur, dan Provinsi Sumatera Selatan.

Kategori Kabupaten: Kabupaten Lebak, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sleman, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Bogor, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Bantaeng, dan Kabupaten Pinrang.

Kategori Kota: Kota Makassar, Kota Tangerang Selatan, Kota Surabaya, Kota Surakarta, Kota Probolinggo, Kota Magelang, Kota Yogyakarta, Kota Pontianak, Kota Sawahlunto, dan Kota Bontang.


Tag
div>