SENIN , 23 JULI 2018

Militer Akademisi – Asset bagi Masyarakat Sulsel

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 22 Februari 2016 12:04
Militer Akademisi – Asset bagi Masyarakat Sulsel

int

Abdul Rivai Ras merupakan perwira yang pernah melalui berbagai penugasan mulai dari tingkat operasional sampai pada tingkat kebijakan strategis. Karena terlahir dari tempaan di lingkungan akademik mulai dari universitas hingga di dunia militer, maka Ia diberi kepercayaan sebagai perwira akademik yang aktif dan banyak mewarnai kebijakan-kebijakan strategis di bidang pertahanan negara.

Selain itu, puncak pengabdian tertinggi yang pernah diraih di lingkungan Ia bekerja selama ini adalah,telah berjasa ikut mendirikan perguruan tinggi yang tergolong prestigious di kawasan Asia Tenggara,yang kini disebut Universitas Pertahanan (UNHAN).

Atas prestasi luar biasa dalam merintis, mengembangkan, dan memajukan pendidikan di Indonesia, Ia menjadi salah satu penerima Medali Kepeloporan dari Presiden Republik Indonesia, ketika itu menjelang berakhirnya masa pemerintahan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia dilahirkan di Bone 24 September 1967, mengecap pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 11 Watampone, dan melanjutkan pendidikan di Pesantren Modern IMMIM dan SMA Negeri 3 di Makassar,Sulawesi Selatan. Menyelesaikan pendidikan tingkat S1 di Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Fakultas Teknik Arsitektur& Perencanaan.

Semasa kuliah Ia cukup aktif dalam organisasi kemahasiswaan (pernah sebagai Wakil Ketua Senat Fakultas Teknik) dan aktif sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Pada saat Ia lulus dari Unhas 1992,kemudianmengikuti pendidikan Perwira Karier ABRI Angkatan I.

Didalam masa kariernya telah melanjutkan berbagai pendidikan kedinasan militer dan non militer baik di dalam negeri maupun luar negeri. Pendidikan militer tertinggi di TNI AL adalah Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut di Jakarta, dan pendidikan tertinggi di bidang pertahanan serta kepemimpinan keamanan nasional (Senior Manager in National Security Leadership) pada Elliot School of International Affairs, George Washington University, di Washington D.C.  Amerika Serikat (AS) yang bila di Indonesia setara dengan kursus Lemhannas.

Pendidikan non militer program pascasarjana yang dilalui adalah, S2 Manajemen Operasional-Strategik, S2 Kajian Ketahanan Nasional, S2 Ilmu Politik Hubungan Internasional dan program doktoral (S3) Ilmu Politik dari Universitas Indonesia. Pendidikan luar negeri yang terhitung strategis telah diikuti antara lain, pernah di Clingendael Institute of International Relations dalam bidang Politik dan Resolusi Konflik di Belanda, studi kepemimpinan di Innere Fuhrung, Strausberg dan Berlin, Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Giessen University, Jerman, dan studi Kemaritiman dan Keamanan di Naval Post-graduate School (NPS) di Monterey-California, AS.

[NEXT-RASUL]

Secara umum, perjalanan karier dan penugasan di dunia militer relatif lengkap baik di bidang perencanaan, logistik, operasi dan intelijen. Pengalaman di tingkat kebijakan strategis juga cukup beragam, pernah sebagai struktural di Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan yang membidangi analisa lingkungan strategis, kerjasama internasional dan kebijakan strategi. Selain itu, pernah mengabdikan diri di lingkungan Istana Kepresidenan atau di Kementerian Sekretariat Negara sebagai Staf Khusus Sekretaris Militer Presiden sekaligus sebagai struktural dalam urusan pengamanan khusus presiden. Untuk karier akademik juga cukup menonjol, yakni sebagai Dosen Pakar TNI di pascasarjana Kajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia sejak 2003 hingga saat ini, serta Dosen Tetap di pascasarjana Universitas Pertahanan dan Kepala Program Pascasarjana Studi Keamanan Maritim.

Dengan Jargon “Membangun Sulsel sebagai Pintu Gerbang Maritim Indonesia Timur” ia bertekad mendorong kesejahteraan dan ekonomi rakyat di Indonesia Timur. “Saya dapat menjadi alternatif yang mempunyai kapasitas intelektual untuk dapat melengkapi kepemimpinan di sulsel dalam memperkuat hubungan sipil militer, sekaligus menjawab tantangan sulsel sebagai wilayah yang memiliki heterogenitas tinggi dan potensi maritim yang dapat diunggulkan,”katanya.

Ia mengatakan, sebagai militer-akademisi, ia akan lebih mengedepankan aspek jaminan keamanan dan pendidikan berbasis pertahanan sebagai bentuk upaya bela negara untuk menopang kelangsungan wilayah laut daerah yang kaya akan sumberdaya maritim guna mendorong kesejahteraan dan ekonomi rakyat.

Sebagai pemikir strategis di lingkungan TNI dan Kementerian Pertahanan, Ia juga sebagai narasumber di sejumlah Kementerian, antara lain di Menkopolhukam dan Kementerian Kelautan dan Perikanan disamping di lembagai TNI dan TNI AL sendiri. Kepakaran dan keahliannya di bidang ketahanan dan keamanan nasional, politik pertahanan dan strategi, serta keamanan maritim, Ia cukup aktif memberikan kontribusi akademik dan pemikiran strategis yang berkaitan dengan pembangunan nasional di bidang pengembangan kebijakan pertahanan dan keamanan nasional. Kontribusi akademik dan publisitas lainya, Ia juga termasuk aktif sebagai narasumber di media elektronik nasional maupun internasional yang berkaitan dengan Visi dan Misi Poros Maritim Dunia di bawah pemerintahan Jokowi-Jk. Sebagai praktisi di bidang pertahanan, hingga kini ruang kegiatannya banyak berdimensi internasional baik sebagai peserta/delegasi maupun pembicara dalam forum-forum regional atau konferensi internasional. Setidaknya dalam kegiatannya yang menonjol pernah tercatat menjadi pembicara dan narasumber penting tentang pertahanan dan keamanan maritim di Negara Adidaya pada Departemen Pertahanan, Pentagon, AS dan di sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik. (***)

[NEXT-RASUL]

BIODATA

Nama Lengkap : DR. Ir.Abdul Rivai Ras, MM, MS, MSi
Pangkat/Jabatan :
Kolonel Laut/Kaprodi Pascasarjana Keamanan
Tempat/Tanggal Lahir :
Bone, 24 September 1967

Nama Orang Tua:
Ayah – R. A. Dg. Sirappi (Alm)
Ibu – Hj. Azizah (Alm)

Nama Mertua :
Ayah – H. Nontji Beddu (Alm)
Ibu – Hj. Rr. Miyarti Hoedoro (Alm)

Nama Istri        :
Dr. Hj. Dwi Nindya Ayu N.B., M.Kes.

Nama Anak-anak        :
Muhammad Alif Andyva (Mahasiswa Fisip-HI Unhas)
Azizah Fitriayu Andyra (Mahasiswi Kedokteran Univ. YARSI)

Tanda Jasa dan Medali dari Presiden RI
–    Medali Kepeloporan Pendidikan di Bidang Pertahanan
–    Penghargaan dan Badge Kepeloporan Pendirian UNHAN
–    Satya Lencana Wira Dharma
–    Satya Lencana Wira Siaga
–    Satya Lencana Kebaktian Sosial
–    Satya Lencana Wira Nusa
–    Satya Lencana Wira Karya
–    Satya Lencana  Dharma Nusa 2 Kali
–    Satya Lencana  Diwidya Sistha 2 Kali
–    Satya Lencana  Kesetiaan XVI Tahun
–    Satya Lencana  Kesetiaan VIII Tahun


Tag
div>