SENIN , 18 JUNI 2018

Mini Bus Asal Wajo Terbalik di Pangkep, 4 Penumpang Tewas

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 23 Juni 2017 17:48
Mini Bus Asal Wajo Terbalik di Pangkep, 4 Penumpang Tewas

Kondisi mobil mini bus yang mengalami kecelakaan di Jalan Poros Makassar-Parepare, tepatnya di Kampung Japing japing Soreang, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasate'ne, Kabupaten Pangkep Jumat (23/6). foto: atho tola/rakyatsulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Poros Makassar-Parepare, tepatnya di Kampung Japing japing Soreang, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Pangkep Jumat (23/6).

Mobil minibus merek Honda Mobilio, Nomor Polisi DP 88 FD yang dikemudikan Lukman, yang bergerak dari arah Makassar ke Parepare menabrak median jalan, kemudian oleng ke kiri dan terjun ke parit, diduga kecelakaan dipicu akibat ban belakang kanan mobil pecah.

Akibat insiden nahas ini, empat penumpang asal kabupaten Wajo meninggal, dua diantaranya tewas di tempat dan dua korban lainnya meninggal saat dilatirkan ke RSUD Pangkep

Agus, keluarga korban mengatakan, mobil bergerak dari arah Makassar menuju Siwa, Kabupaten Wajo, yang ditumpangi sepuluh orang.

“Penumpangnya dari Makassar, menuju ke Siwa. Mereka dari belanja di Makassar. Termasuk keluarga saya,” singkat Agus.

Keempat penumpang yang meninggal dunia, yakni Dasril, Muis, Burhan, dan Hasanuddin. Usai kejadian keempat jenazah dibawa ke ruang jenazah RSUD Pangkep, menunggu pihak keluarga untuk dikembalikan ke kampung halaman. Sementara, enam korban selamat ditawat di RSUD Pangkep.

Sementara, sopir mobil naas tersebut melarikan diri dan masih dalam pencarian polisi, sementara kendaraan telah diamankan di Mapolres Pangkep.

Berikut nama-nama korban meninggal dunia:

[NEXT-RASUL]

1. Hasanuddin (44), pekerjaan swasta, alamat Jl Andi Palili No 16 Kelurahan Siwa, Kecamatan Tumpanua, Wajo. Korban mengalami keluar darah dari hidung dan telinga. Telinga sebelah kanan putus, patah terbuka pada pergelangan tanga kiri, bengkak pada kepala bagian kanan dan meninggal dunia di TKP.

2. Burhanuddin (42), pekerjaan swasta, alamat Jl Andi Palili No 16 Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Wajo. Mengalami keluar darah dari hidung dan telinga dan meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Pangkep.

3. Dasri (29), pekerjaan swasta, alamat Dusun Lamonnyi, Desa Lauwa, Kecamatan Pitumpanua, Wajo. Mengalami luka memar pada kelopak mata sebelah kanan, luka robek pada betis kaki kanan, keluar darah dari hidung dan meninggal dunia di RSUD Pangkep.

4. Muis (40), pekerjaan wiraswasta, alamat Jl Tenri Sau Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Wajo. Mengalami keluar darah dari hidung dan meninggal dunia di RSUD Pangkep.

6 orang korban yang masih dirawat di RSUD Pangkep yakni:

1. Ambo Upe (23), mahasiswa, asal Kampung Bunga Wae, Desa Tangkoro, Kecamatab Pitumpanua, Wajo.

2. Syamsidar (43), ibu rumah tangga asal Kampung Bola Bakka, Kelurahan Bulete, Kecamatab Pitumpanun, Wajo.

[NEXT-RASUL]

3. Andini (5 tahun) asal Kampung Bola Bakka, Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Wajo.

4. Gusmianti (37), pekerjaan swasta, asal Kampung To Barakka, Kelurahan To Barakka, Kecamatan Pitumpanua, Wajo.

5. Nur Rahmi (14), pelajar, asal Kampung Mattiro Walie, Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, Wajo.

6. Sudirman (26), wiraswasta, asal Kampung Buriko, Desa Tellesang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. (***)


div>