MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Mini Market yang Melanggar Perda Wajo Minta Disegel

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Senin , 01 Februari 2016 22:12

WAJO,RAKYATSULSEL.COM – Setidaknya ada 41 Mini Market di Kabupaten Wajo diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 21 tahun 2012 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan tokoh modern. Karena itulah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indoneisa (PMII) menuntut agar mini market yang melanggar itu disegel.

Ketua PMII Wajo, Abd Rahman meminta kepada DPRD Wajo untuk memeberikan rekomendasi kepada Satpol PP untuk melakukan penyegelan terhadap tokoh modern yang dianggap melanggar. Selain itu, mereka meminta kepada Pansus pasar modern yang sudah terbentuk untuk segera mengambil tindakan hukum sesuai Perda.

“Kami meminta minimarket yang melanggar perda agar kiranya ditutup ataupun disegel sebelum semuanya memenuhi aturan dan ketentuan yang didalam Perda tersebut,” kata Rahman

Ketua Pansus Pasar modern DPRD Wajo Gusti Andi Makkarodda mengatakan, semua proses telah berjalan secara terbuka, Menurutnya, lebih banyak yang mengawasi kinerja Pemda dan DPRD Wajo itu lebih baik sehingga rekomendasi pansus tidak asal-asalan,

“Semua aspirasi dan data yang di sampaikan ke DPRD tentunya menjadi referensi bagi anggota pansus dalam pengambilan keputusan serta dalam menyelesaikan polemik marakanya toko modern di Wajo ini, ” kata Gusti.

Terkait penyegelan, Gusti meminta kepada mahasiswa untuk bersabar dan tidak lama lagi akan ada penyegelan dan memungkinkan akan dilakukan penutupan selamanya jika toko modern tersebut membandel.


div>