RABU , 14 NOVEMBER 2018

Minimalisir Angka Penganguran, Dispora Makassar Beri Bekal Usaha ke Pemuda

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Selasa , 24 April 2018 15:52
Minimalisir Angka Penganguran, Dispora Makassar Beri Bekal Usaha ke Pemuda

Suasana mengelar Workshop Strategi Penyusunan Program Pengembangan Kewirausahaan Pemuda, di Hotel D Maleo Makassar, Selasa (24/4/2018).Foto: SUryadi/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Setiap tahun jumlah pengangguran semakin meningkat. Olehnya itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar mengelar Workshop Strategi Penyusunan Program Pengembangan Kewirausahaan Pemuda, di Hotel D Maleo Makassar, Selasa (24/4/2018).

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Makassar, Hariani Latief mengatakan kegiatan ini tujuanya untuk memberikan usaha modal kepada para pemuda di kota Makassar. Selain itu, untuk meminimalisir angka pengangguran.

Menurutnya, pihaknya terus membina pemuda yang memiliki kemampuan intelektual, kreatif, percaya diri, inovatif, memiliki kesetiakawanan social dan semangat nasionalisme yang tinggi dalam pembangunan nasional.

“Sesuai dengan program Pemerintah Makassar melalui program menuju masyarakat bebas pengangguran, kemiskinan dan peningkatan kesejahtraan dan progam pemberian pelatihan keterampilan gratis, maka Kegiatan Workshop merupakan salah satu strategi program pengembangan kewirausahaan pemuda yang dilaksanakan sesuai minat, bakat potensi pemuda,” kata Hariani Latief melalui.

Ia menjelaskan, dengan berwirausaha diharapkan pemuda mampu mandiri, membuka lapangan kerja bagi orang lain dan menjadi pimpinan bagi usahanya.

Selain itu, lanjut dia. Kegiatan ini menumbuh kembangan budaya wirausaha kepada para pemuda tentunya akan menjadi harapan cerah bagi terciptanya sumber daya pemuda yang mandiri dalam berpikir dan bertindak maupun menerapkan iptek yang dipahaminya untuk ruang dan peluang bagi terciptanya wirausaha yang baru.

“Menumbuhkembangkan budaya kewirausahaan dikalangan pemuda untuk mendorong terciptanya wirausaha baru. Melatih peserta secara bertahap agar memiliki kompetensi kewirausahaan dan bisnis, untuk mendorong pemuda miliki kemampuan yang kreatif dan inovatif,” jelasnya.

Kegiatan inipun di ikuti 170 pemuda di 15 Kecamatan di Kota Makassar. Mendapatkan langsung bekal materi dari Pusat Layanan Usaha Terpadu Sulsel, Bahrul Ulum, dengan harapan pemuda Makassar bisa kreatif, mandiri dan dapat menekan angka penangguran. (*)


div>