MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

MK Tidak Bubarkan OJK, Kepala Sulampua Lega

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Selasa , 04 Agustus 2015 19:03
MK Tidak Bubarkan OJK, Kepala Sulampua Lega

int

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk tidak membubarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Majelis hakim juga menganggap keberadaan UU OJK sesuai dengan amanat konstitusi. Bahkan MK mengakui independensi sesuai dengan UUD 45.

“Putusan MK menyatakan OJK tetap, tidak dibubarkan. Tetap seperti biasa. Jadi kalau ada lagi yang bilang OJK tidak sesuai konstitusi, itu sudah menjadi penilaian pada kami,” ujar Kepala Regional 6 Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi, Maluku, dan Papua, Bambang Kiswono di ruangannya, lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia sulsel.

Menurutnya, banyak yang beranggapan bahwa OJK merupakan tim independen yang mengawasi semuanya.‬ ‪”Sebetulnya nggak juga, karena dalam anggota dewan komisioner OJK itu kan ada 9 orang. Dan itu selalu ada perwakilan dari setiap komisioner. Misalnya nih, perwakilan dari Bank Indonesia, itu masuk dalam anggota komisioner. Jadi kalau rapat itu kita bareng-bareng. Ada perwakilan OJK yang masuk dalam anggota komisioner. Jadi kalau ada yang tidak bisa hadir, ada yang mewakili,” terangya.

Mengenai kewenangan OJK yang dikabarkan tidak lagi mengatur perbankan, Bambang mengklarifikasi hal tersebut. Ia menegaskan bahwa kewenangan OJK nantinya akan menjadi pengatur dan pengawas industri jasa keuangan dan seluruhnya termasuk perbankan, industri keuangan non bank dan pasar modal.‬

‪Sebelumnya, tim pembela kedaualatan ekonomi bangsa (TPKEB) menggungat sejumlah aturan mengenai fungsi pengawasan dan pengaturan perbankan oleh OJK. Pada selasa (4/8), MK melakukan sidang mengenai pembubaran OJK, dan hasil tidak dibubarkan.


Tag
  • ojk
  •  
    div>