Mobil Tim Sukses Jadi Sasaran Empuk | Rakyat Sulsel

Mobil Tim Sukses Jadi Sasaran Empuk

Rentetan Teror Terus Hantui Sulsel Jelang Pilkada (1)

Senin , 03 September 2012 12:07
Total Pembaca : 415 Views
DIRUSAK. (ki-ka) Mobil Mercy Devo Khaddafi, Mobil Extrail Ian Latanro, dan Mobil Avanza Sultan Rakib dirusak orang tak dikenal.

Baca juga

DIRUSAK. (ki-ka) Mobil Mercy Devo Khaddafi, Mobil Extrail Ian Latanro, dan Mobil Avanza Sultan Rakib dirusak orang tak dikenal.

RAKYAT SULSEL . RENTETAN teror kembali pecah dan diyakini berkaitan dengan politik menjelang pemilihan kepala daerah (pemilukada) Sulsel 22 Januari 2013 mendatang. Sasarannya pun tak tanggung-tanggung, mobil milik para tim sukses. Tak ayal, rentetan kejadian teror ini terus menghantui tim sukses yang bekerja untuk memenangkan kandidat yang didukungnya.

Dimulai dari kejadian yang menimpa Sultan Rakib, salah satu tim sukses kandidat gubernur. Mobil Avanza putih miliknya dipreteli bannya.  “Kejadiannya di Jl Malengkeri, empat hari sebelum lebaran,” kata Sultan menceritakan kronologis kejadiannya kepada Rakyat Sulsel,  kemarin (2/9). Pelaku, lanjut Sultan, menggondoli empat sekalian ban mobil lengkap dengan velg-velgnya. Namun, dia enggan berspekulasi terlalu jauh, apakah ini ada kaitannya dengan kegiatannya masuk menjadi tim sukses salah satu kandidat. “Silakan ambil kesimpulan sendiri,” singkatnya sambil mengirimkan gambar mobilnya yang raib empat bannya via BlackBerry Massenger (BBM).

Kejadian teror berikutnya, menimpa Ian Latanro, koordinator pemenangan kandidat di Kabupaten Enrekang. Mobil Extrail miliknya  dirusak orang tak dikenal, Kamis (31/8) lalu. Kaca tengah mobil hancur. Ian menceritakan, dirinya diikuti orang tak dikenal sepulang mengikuti rapat  koordinator pemenangan di kediaman salah satu ketua parpol.

“Memang ada yang ikuti saya. Malam Jumat kejadiannya. Saya balik dari rapat korda pemenangan di kediaman Pak Ketua. Tiba di rumah saya (Jl Hertasning), sekitar 15 menit say masuk rumah. Di depan (garasi) sudah kedengaran ada pelemparan,” kata Ian.

Akibat kejadian ini, Ian mengaku kerja-kerja tim pemenangannya sempat tertunda. “Ini cara–cara gerombolan merusak.  Teman-teman tim saya minta berhati-hati. Soalnya mereka sudah pakai cara-cara gerombolan,” tulis Ian via BBM.

Teror tidak sampai di situ. Mobil pribadi milik orang tua pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khaddaffi juga tak lepas dari teror. Dimana  Mobil Mercy A180 warna silver yang nilainya di atas Rp1 miliar dirusak orang tak dikenal.

Menurut Devo, insiden terjadi saat mobil keluaran 2011 diparkir di garasi rumahnya di Kompleks Bougenvile, Jl Pengayoman, Panakkukang. Keadaan rumah pada hari kejadian, Sabtu (1/9) kosong ditinggal seluruh penghuni rumah.

“Saat itu rumah saya memang sedang kosong. Saya ke Parepare sama pak gubernur. Istri dan anak saya juga tidak di rumah pada saat kejadian tersebut, Mungkin saat itulah kejadian. Namun saya baru tahu pagi harinya,” ungkap Devo saat ditemui Rakyat Sulsel, Minggu (2/9) sore.

Devo yang juga merupakan keponakan Syahrul Yasin Limpo ini, menganggap kejadian yang menimpa dirinya itu tidak diketahui motifnya. Apalagi dirinya merasa selama ini tak punya musuh atau terlibat cekcok dengan siapa pun. (RS6-al/D)