RABU , 14 NOVEMBER 2018

Mobilisasi Pengemis Bakal Dipidana

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 01 Februari 2018 11:15
Mobilisasi Pengemis Bakal Dipidana

Ilustrasi. foto: dok rakyatsulsel,

* Dinsos Sementara Garap Perwali

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Peraturan Daerah 2/2008 tentang Pembinaan Anak Jalan (Anjal), Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan Pengamen di Makassar dinilai belum berjalan secara maksimal. Meskipun, pengemis dan anjal mengalami penurunan angka sampai 10 persen setiap tahunnya.

Dinas Sosial (Dinsos) mengaku masih kewalahan mengatasi maraknya anjal dan gepeng yang kerap berkeliaran di Kota Makassar. Anjal diduga kuat dimobilisasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Dinas Sosial, Mukhtar Tahir mengaku saat ini pihaknya tengah menggodok peraturan wali kota (Perwali) untuk menyasar para pelaku mobilisasi anak jalanan. Rencananya, dalam perwali tersebut akan diatur perihal sanksi pidana yang akan diterima oleh oknum tersebut.

“Ini yang sementara kita buatkan perwali, jadi didalamnya akan diatur sanksi pidana jika terbukti ada oknum yang mengkoordinir anak jalanan,” kata Mukhtar Tahir, Rabu (31/1) kemarin.

Ia menjelaskan saat ini pihaknya sementara mengawasi dugaan mobilisasi anak jalanan tersebut. Timnya akan melihat secara data trend anak jalanan yang ada di Makassar. Apalagi, sebagian besar anak jalanan diketahui berasal dari luar Kota Makassar.

Untuk anak-anak yang terjaring, Dinas Sosial akan melakukan assesmen atau pendataan. Mereka dengan kondisi yang parah akan dibina dan direhabilitasi. Pembinaan tersebut dalam bentuk kegiatan uji keterampilan.

“Saya tidak pernah menemukan ada orang yang sama terjaring dua kali. Mereka yang terjaring kita assesmen dulu, kalau parah kita bina dan kita buatkan komunitas untuk dibina dan diberikan keterampilan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial, Haidar Hamzah mengaku siap mengikuti apa yang menjadi kebijakan pimpinan. Dirinya mengatakan dalam waktu dekat akan berkoordinasi kembali dengan Kadis Sosial perihal rencana pembuatan perwali tersebut.

“Kita siap melaksanakan apa yang diintruksikan pimpinan (pak kadis), secepatnya kita akan berkoordinasi kembali dengan beliau terkait rencana tersebut,” kata Haidar. (*)


div>