SENIN , 22 OKTOBER 2018

Modus Ngajarin Sulap, Pelaku Pencabulan Ini Tipu Mangsanya

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 25 Maret 2016 15:09
Modus Ngajarin Sulap, Pelaku Pencabulan Ini Tipu Mangsanya

Ilustrasi.

PARUNG,RAKYATSULSEL.COM – modus kejahatan pencabulan terhadap anak di bawah umur sungguh bermacam-macam. Ada yang memaksa dengan kekerasan, ada juga penjahat bejat yang menggunakan bujuk rayu untuk menjerat korbannya.

Contohnya nasib buruk yang menimpa tiga bocah laki-laki asal Parung ini. Mereka termakan bujukan Rival Alvian (18) yang berjanji mengajarkan sulap. Namun bukannya trik-trik hebat yang didapat, ketiga bocah malah disodomi oleh si pemuda tanggung.

Kepada Radar Bogor (grup JPNN), remaja yang akrab disapa Irfan itu menceritakan bagaimana dia menjerat salah seorang korbannya. Dia akui memang mengincar anak-anak usia SD dan SMP.

“Saya panggil dek, mau kemana? Abis dari mana? Temenin kakak di sini kakak sendirian. Nanti kakak kasih uang untuk bayar warnet. Nanti kakak juga ajarin sulap,” papar Irfan di Mapolsek Parung, Kamis (24/3).

Tertarik ajakan Irfan, anak tersebut langsung mengikuti Ifran ke sebuah ruko kosong di Pasar Tohaga. Sebelumnya, pelaku membelikan makanan dan minuman. Selama mengajari sulap itu Irfan melancarkan modusnya. Para korban dibuka bajunya satu persatu hingga telanjang bulat kemudian langsung disodomi oleh pelaku. Jurus yang sama diterapkan juga kepada dua korban lainnya.

Saat ini korban kejahatan Irfan yang melapor yakni AFC (9) yang masih duduk di bangku kelas tiga SD. Kedua,  YS (9) kelas empat SD dan terakhir AS (15). Ketiganya merupakan warga Kampung Jati, Desa Waru, Kecamatan Parung.

Kapolsek Parung Kompol Asep Supriadi mengatakan, pelaku akhirnya diamankan orang tua korban bersama warga yang kesal seusai mendapat pengakuan dari ketiga korban. Polsek telah melakukan pemeriksaaan awal pada pelaku, sedangkkan para korban juga telah dimintai keterangan dan dilakukan visum oleh petugas medis.

“Sementara korban ada tiga. Namun penyelidikan sudah dilimpahkan akan berlanjut di Unit PPA Polres Bogor. Kami menduga masih ada korban lain yang belum melapor,” imbuhnya. (cr1/dil/jpnn)


div>