SELASA , 23 OKTOBER 2018

Moratorium Ditolak, Pemprov Pentingkan Kualitas Belajar Mengajar

Reporter:

Editor:

dedi

Jumat , 09 Desember 2016 21:27
Moratorium Ditolak, Pemprov Pentingkan Kualitas Belajar Mengajar

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengusulkan untuk memoratorium Ujian Nasional (UN) menjadi Ujian Akhir Semester Berstandar Nasional (UASBN) yang menjadi kewenangan Provinsi di tolak oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak mempermasalahkan atas penolakan atau tidaknya moratorium UN tersebut. Karena lebih mementingkan kualitas dari ujian itu sendiri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Dia mengatakan, yang menjadi tugas penting pemerintah Provinsi adalah bagaimana meningkatkan belajar mengajar setiap sekolah agar kualitas dari siswa/i untuk meningkat.

“Tidak ada yang harus mengejutkan mau ditolak atau diterima. Di daerah kita tetap jalan, yang penting pendidikan harus jalan. Jangan bikin gamang lagi. Jangan bikin soal. Sekarang pikiran kita bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak kita,” ungkap Syahrul saat ditemui di kantor gubernur Sulsel, Jumat (9/12).

[NEXT-RASUL]

Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa, harus diciptakan kualitas belajar mengajar lebih baik.

“Mau ujian atau tidak ujian bukan soal bagi saya di Sulsel. Oleh karena itu semua harus jalan. Tidak ada kebijakan yang tarik ukur di sini. Yang ada laksanakan apa yang ada,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, UN hanyalah hajatan yang dilakukan setiap tahun oleh sekolah.

“Mau di tolak atau tidak di tolak tidak adaji masalah, kita hanya menjalankan perintah, karena UN hanyalah hajatan setiap tahun,” ujar.

Irman menambahkan, setiap tahun sekolah sudah melaksanakan UN, untuk itu permasalahan rancangan moratorium UN oleh Kemendikbud ditolak, tidak berpengaruh kepada sekolah.

“Kalau tidak jadi, tetap tidak ada pengaruhnya, karena setiap tahun UN sudah berjalan dengan baik,” pungkasnya.


div>