JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Moses Divonis 5 Tahun Oleh MA

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 02 Juni 2017 17:12
Moses Divonis 5 Tahun Oleh MA

Mustagfir Sabry alias Moses.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Legislator DPRD Makassar periode 2014-2019 asal Partai Hanura Sulsel, Mustagfir Sabry alias Moses di vonis 5 tahun Penjara oleh majelis Hakim Mahkamah Agung RI yang tertuang dalam surat registrasi tuntutan melalui Website Mahkamah Agung (MA) yakni 2703K/PID.SUS/2015.

Saat dikonfirmasi Kuasa Hukum Moses, Irwan Muin mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui putusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung, kendati sudah beredar dalam pemberitaan Media online.

“Saat belum membaca langsung dan belum mendengarkan secara resmi pengumuman dari Pengadilan,” ujar Irwan Muin, Jumat (2/6/17)

Dia menambahkan putusan resmi yang dianggap benar adalah putusan yang disampaikan secara langsung oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi bukan dari pemberitaan yang berasal dari Media Sosial.

“Bukan tidak percaya tapi kan saya harus perkuat pembenaran melalui pengadilan karena pembenaran menurut hukum itu dari Pengadilan,” ujar Irwan Muin

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kapidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Sri Surianti Molotu mengatakan bahwa sampai saat ini belum mendengar dan belum sampai berkas tuntutan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung terkait putusan vonis 5 tahun terhadap Terdakwa Mustagfir Sabry.

“Saya belum dapat informasi tersebut,” singkat Sri Surianti Malotu

[NEXT-RASUL]
Terpisah, Staff badan pekerja Lembaga Anti Commitee Corruption (ACC), Wiwin Suwandi mengatakan bahwa Putusan MA sudah tepat dan memang sejak awal ACC yakin ada masalah dalam putusan bebas Moses. Olehnya itu, kami dorong jaksa kasasi, dan akhirnya hakim-hakim MA yang lebih punya nurani hukum melihat kasus ini kuat unsur tipikornya.

“aneh bin ajaib salinan putusan MA belum diterima kejari, padahal putusannya sudah setahun yang lalu,” ujar Wiwin Suwandi.

“ACC duga kuat ada indikasi eksekusi putusan MA ini digantung, Tidak masuk akal putusan sudah setahun dijatuhkan, tapi Kejari Makassar belum dapat salinannya,” lanjutnya

Informasi dihimpun bahwa Putusan Vonis 5 tahun atas Mustafir Sabry yang ditetapkan melalui website oleh MahkamahAgung terjadi pada, Kamis (16/6/16) lalu

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun,” ujar majelis kasasi sebagaimana dilansir website MA, Jumat (2/6/17).

Pada 29 Juli 2015, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Mustagfir selama 3 tahun penjara. Tapi pada 12 Agustus 2015, Pengadilan Tipikor Makassar menolak tuntutan itu dan membebaskan Mustagfir Sabry dari seluruh jerat hukum. Mustagfir pun dikeluarkan dari tahanan. Atas hal itu, jaksa tak terima dan mengajukan kasasi. Gayung bersambut lalu MA mengabulkan tuntutan itu.

Selain itu, pria kelahiran 15 September 1975 itu dihukum denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan. Tidak hanya itu, Mustagfir juga wajib mengembalikan uang yang dikorupsinya sebesar Rp 230 juta.

majelis yang terdiri dari Salman Luthan, Syamsul Rakan Chaniago dan MS Lumme pada 16 Juni 2016 mengatakan bahwa Apabila tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan sejak putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya disita dan dilelang. Dalam hal tidak mempunyai harta yang mencukupi, maka diganti dengan pidana 1 tahun penjara.


div>