MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Muhammadiyah Luwu Timur Gelar Musda III

Reporter:

doelbeckz

Editor:

Minggu , 10 April 2016 13:41
Muhammadiyah Luwu Timur Gelar Musda III

Suasana pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) III Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Luwu Timur di Aula Pertemuan Masyarakat Matano Player Sorowako, Sabtu-Minggu, 9-10 April 2016. foto: dedi/rakyatsulsel.

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Musyawarah Daerah (Musda) III Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Luwu Timur digelar. Musda kali ini mengangkat tema gerakan dakwah pencerahan menuju Luwu Timur berkemajuan yang berlangsung di Aula Pertemuan Masyarakat Matano Player Sorowako, Sabtu-Minggu, 9-10 April 2016.

Hadir dalam acara tersebut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Dr H Abdullah Renre, Pimpinan Aisyiyah Sulsel Dra Hidayah Quraisy, Ketua DPRD Luwu Timur Amran Syam, Ketua MUI Luwu Timur KH Suardi Ismail, Ketua FKUB Luwu Timur H Ardias Barah, dan Camat Nuha Meirani Tenriawaru.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Abdullah Renre, mengatakan, misi Muhammadiyah ada dua, pertama melakukan pengembangan dan inovasi sebagai bentuk kewajiban terhadap negara, kedua adalah pemurnian terhadap hal-hal yang dianggap belum jelas melalui majelis tertentu yang dibentuk muhammdiyah untuk melakukan kajian yang didasari pada dalil yang shahih. Makanya, Muhammadiyah sejak dulu konsisten menjadi gerakan pencerahan umat.

“Muhammadiyah tidak bertarikat, tidak bermazhab, juga bukan dari golongan-golongan,” katanya.

Terkait Musda Muhammadiyah, Abdullah Renre mengatakan dalam hal kepemimpinan, janganlah berlomba-lomba dan jangan asal tunjuk pimpinan. Tapi pilihlah mereka yang mau dan siap mengemban amanah melaksanakan berbagai program kerja yang telah di programkan.

Staf Ahli Pembangunan Pemkab Luwu Timur, La Besse, berharap musyawarah daerah akan menghasilkan komitmen untuk meningkatkan dan memantapkan kualitas serta keberadaan Muhammadiyah secara prima, sehingga dapat berperan sebagai salah satu element kekuatan pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.

“Musda ini, saya harapkan berlangsung tertib dan aman serta dapat menjadi jembatan untuk membuka wawasan, sekaligus melakukan konsolidasi organisasi dan menyusun program kerja yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi pembangunan daerah di segala bidang,” kuncinya. (***)


Tag
div>