RABU , 21 NOVEMBER 2018

Muscap HIPMI Makassar Libatkan Universitas Besar

Reporter:

Iskanto

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Februari 2018 10:30
Muscap HIPMI Makassar Libatkan Universitas Besar

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Makassar akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) beberapa pekan kedepan. Rencananya Muscab ke-XII akan digelar 25 Februari di Hotel Clarion.

Panitia pelaksana Muscab HIPMI sendiri memilih dua kampus besar di Makassar, yakni Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM), sebagai kampanye dan debat antar calon.

Ketua Panitia Muscab, Fadil Rezky Noer Roid mengatakan, ada tiga tahap kegiatan yang dilakukan di kampus, yakni kampanye tertulis yang dilakukan pada tanggal 13 sampai 24 Februari 2018.

Selanjutnya, kata dia, berturut-turut kapanye lisan (13 sampai 24 Februari) dan debat kandidat, persentase pokok-pokok pikiran dan pencabutan nomor urut (23 Februari).

“Tinggal calon yang memilih kampus mana dari kedua perguruan tinggi yang kita siapkan. Nanti kita sepakati dan lakukan. Kandidat juga yang memilih tanggal, kapan mau dilaksanakan kampanye,” kata Fadil, saat memberikan keterangan pers di Sekretariat BPC HIPMI Makassar, Jln RSI Faizal, Selasa (6/2) malam.

Meski dilaksanakan di dalam kompleks kampus, tapi kegiatan ini sasarannya adalah masyarakat secara umum. Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan alasan memilih perguruan tinggi sebagai lokasi kampanye.

“Jadi sasaran itu lebih kepada lengkaderan ada badan otonom HIPMI perguruan tinggi,” tuturnya.

Kegiatan yang mengangkat tema “HIPMI Millenial” ini juga membatasi umur bagi bakal calon, yakni maksimal 40 tahun. Pengambilan formulir akan dibuka pada 6 sampai 8 Februari. Pengembalian berkas, 7 sampai 9 Februari dan verifikasi berkas pada 10 sampai 12 Februari.

Untuk diketahui, meski belum ada yang mendaftar, tapi sudah ada 3 kader HIPMI yang melakukan sosialisasi untuk menggantikan Ketua Umum saat ini, Andi Ali Imran Mappasonda. Mereka adalah Muh Iqram Iswandi, Candra Taufan dan Hikma Sultan. (*)


div>