MINGGU , 18 FEBRUARI 2018

Muslimin Bando Bertekat Santuni Warga Fakir Miskin

Reporter:

Editor:

Ryan

Selasa , 06 Juni 2017 16:51
Muslimin Bando Bertekat Santuni Warga Fakir Miskin

int

ENREKANG.RAKYATSULSEL.COM- Bupati Enrekang H. Muslimin Bando berupaya keras untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan warganya. Tidak terkecuali warganya yang tergolong sangat fakir dan miskin serta anak anak terlantar, sesuai amanat konstitusi negara.

Kata Muslimin Bando, setiap warga negara Indonesia berhak atas penghidupan yang layak, termasuk kalangan yang saat ini kurang beruntung dan tergolong fakir miskin. golongan ini berhak juga menimati hasil hasil pembangunan sebagaimana warga lainnya yang jauh lebih sejahtera.

“disinilah kehadiran negara, kehadiran pemerintah diperlukan untuk memikirkan dan meningkatkan taraf kesejahteraan mereka, yang tergolong fakir miskin dan anak anak terlantar, sesuai dengan amanat UUD 1945.” Ujar Muslimin Bando, saat menggelar jumpa pers di Rujab Bupati Enrekang yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Selasa (6/6/2017).

Berdasarkan data Kantor Statistik Enrekang masih ada 18.840 KK yang tercatat sebagai penerima beras miskin (Raskin/Rasta). Tapi menurut Bupati berlatar belakang guru ini, data tersebut harus diverifikasi secara faktual dilapangan. Juga harus dibedakan antara miskin dan fakir yang benar benar tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya 24 jam sehari.

“Pertanyaannya adakah warga kita yang betul betul fakir mutlak yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya walaupun hanya untuk makan sehari hari? Kalau ada Kepala Dinas dan Kepala Desa harus mendata mereka semuanya.” Kata Muslimin.

Bupati yang suka berpenampilan sederhana ini juga menjelaskan bahwa warga miskin itu hidupnya hampir paspasan. Ada tabungannya tapi sangat minim bahkan nyaris dikatakan tidak ada. Daya belinya juga sangat rendah. Dan kalau sakit parah atau ada anaknya yang ingin kuliah, disinilah kesulitannya.

Menurutnya disinilah pemerintah harus cerdas berpikir untuk rakyatnya. Pemkab Enrekang melalui Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten memiliki program program yang tujuannya untuk memberikan solusi. Bagi Warga yang rumahnya sangat tidak layak huni, rumahnya jadi sasaran bedah rumah untuk menjadikannya layak huni. Bagi yang masih bisa berusaha diberdayakan dengan pemberian ternak sapi atau kambing. Termasuk penghapusan biaya transportasi rasta (raskin) akan ditangung oleh pemkab Enrekang,yang selama ini dibebankan ke warga penerima raskin tersebut.

“inilah upaya kita untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Enrekang.” Pungkas Muslimin. (***)


Tag
div>