MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Muslimin Bando Seperti “Dikeroyok”

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 15 Maret 2017 10:17
Muslimin Bando Seperti “Dikeroyok”

Bupati Enrekang, Muslimin Bando. foto: abd aziz taba/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RakyatSulel.com– Pemilihan  Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Enrekang tahun 2018 mendatang kurang lebih satu tahun lagi. Sejumlah nama disebut-sebut siap menjadi penantang petahana, dalam hal ini Bupati Enrekang, Muslimin Bando.

Direktur Celebes Research Center (CRC), Herman Heizer melansir beberapa kandidat yang sudah mulai bersosialisasikan diri akan menjadi penantang petahana. Mereka adalah Wakil Bupati Enrekang, M Amiruddin, Andi Nurhatman Nurdin Karumpa, Saleh Rahim, Masrur La Tanro, Herni Damayanti dan Saiful Akbar. “Mereka ini bakal menjadi penantang kuat petahana,” ujarnya Selasa (14/3).

Menurutnya, figur yang berpotensi menjadi Bupati Enrekang, memiliki program politik yang membuat masyarakat Enrekang lebih sejahtera. “Kita belum rilis presentase elektabilitas penantang maupun petahana karena masih dilakukan survei,” tuturnya.

Salah satu bakal calon Bupati Enrekang, Andi Nurhatman Nurdin Karumpa atau yang akrab disapa Atong sudah jauh hari menyatakan resmi maju di Pilkada Enrekang.

Sebagai bentuk persiapannya, ia telah intens melakukan koordinasi dan komunikasi dengan beberapa partai untuk dijadikan kendaraan politiknya kelak.

Sebagai putra Enrekang, ia mengaku miris dengan situasi dan kondisi daerahnya. “Sehingga saya punya niat tulus pulang kampung. Atas dorongan keluarga dan masyarakat saya siap maju di pilkada untuk Enrekang lebih maju dan bermartabat. Sebagai putra daerah, saya ingin daerah saya maju dan berkembang,” ungkapnya.

Bakal calon lainnya, Saleh Rahim juga telah menyampaikan niatnya maju di Pilkada Enrekang. Menurutnya, keinginan maju sabagai kandidat di Pilkada Enrekang tidak lain untuk membangun Enrekang lebih baik. “Masih banyak yang harus dibenahi di pemerintahan, utamanya bidang infrastruktur jalan dan juga pelayanan kesehatan. Yang kita inginkan perubahan, bukan janji politik semata,” terang politisi NasDem Sulsel itu.

Berkaca pada Pilkada Enrekang lalu, Saleh Rahim berhasil meraih suara terbanyak kedua dari empat pasang calon. “Untuk mewujudkan rencana itu, selain NasDem dan PKS, saya juga sudah membangun komunikasi dengan partai lain,” sebutnya.

[NEXT-RASUL]

Tak mau ketinggalan, Masrur Makmur La Tanro juga bertekad maju di Pilkada Enrekang demi mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Enrekang.

Masrur juga punya pandangan berbeda terkait sosok pemimpin yang dianggap ideal memimpin Kabupaten Enrekang. Salah satunya, kata dia, pemimpin yang mampu mengikuti perkembangan zaman.

“Sekarang ini, adalah eranya teknologi dan informasi. Kenapa Bantaeng bisa berkembang, salah satunya karena faktor teknologi dan arus informasi yang baik,” kata dia.

Olehnya, Kabupaten Enrekang tidak hanya membutuhkan pemimpin dengan tujuan ingin menciptakan good governance, tetapi mesti menghadirkan smart governance. “Kalau hanya dengan tujuan good governance, berarti hanya mempertahankan yang sudah ada,” pungkas Masrur. (D)


div>