MINGGU , 22 JULI 2018

Mutasi Pemkot Tunggu Petunjuk Mendagri

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 12 Maret 2018 10:45
Mutasi Pemkot Tunggu Petunjuk Mendagri

Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar masih menunggu petunjuk (instruksi) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan mutasi dan pengisian jabatan lowong pasca mengirim surat usulan ke Mendagri sejak pekan lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan pihaknya masih menunggu balasan surat dari Mendagri, termasuk usulan menjadi panitia pelaksana lelang jabatan di lingkup Pemkot Makassar.

“Belum, masih ada di sana, mungkin besok (hari ini) dia (BKPSDM) kesana (Mendagri),” ujar Syamsu Rizal, Minggu (11/3).

Lanjut Deng Ical, sapaan Syamsu Rizal, pihaknya kembali mengkonsultasikan dengan pihak BKPSDM tentang jabatan-jabatan yang lowong. Selain itu pihaknya juga membahas tentang panitia seleksi dan mengusulkan ke Mendagri.

“Dari Pemkot ada, dari luar ada, dan dari Kementerian juga ada, kalau sudah ada persetujuan dari Mendagri kita baru tunjuk, itu juga kalau sudah ada jawaban,” ucap Deng Ical.

Sebelumnya, Plt Wali Kota menyebutkan bahwa posisi Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi prioritas pasalnya sudah terlalu lama diiisi Pelaksana tugas semenjak Ibrahim Saleh Pensiun Juli 2017 lalu.

“Kemungkinan besar (Diseleksi) sekda duluan, kemudian ke Eselon 2, Sekda kalau memungkinkan Maret ini langsung dilantik oleh gubernur, terus dalam jangka waktu tiga bulan kita seleksi semuanya, jumlah semuanya 247 jabatan kosong,” jelas Deng Ical.

Ia menjelaskan bahwa dirinya melakukan rotasi atas dasar kebutuhan organisasi, ia menilai bahwa dengan jumlah sebanyak 247 jabatan yang kosong akan berdampak pada pelayanan.

“Bayangkan sekarang, tidak ada sekda, asisten tidak ada, staf ahli sisa satu, bagaimana kondisi pemerintahan, dan saya wajib melakukan rotasi dan pengisian jabatan kosong untuk mengefektifkan pelayanan,” jelas Deng Ical.

Sementara itu, Sekertaris BKPSDM Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan jawaban dari Mendagri tentang mutasi dan pengisian jabatan lowong. “Informasi terakhir masih berproses di pusat,” singkat Basri. (*)


div>